BENUANTA – DPRD Berau memberikan perhatian serius terhadap pemerataan listrik di Bumi Batiwakkal.
Akses listrik yang merata merupakan salah satu kunci peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang selama ini masih terbatas jaringan listriknya.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menilai, program Light Up The Dream (LUTD) yang dijalankan PT PLN menjadi bukti konkret kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan negara dalam memperluas akses energi bagi warga kurang mampu.
Melalui program tersebut, 234 warga penerima manfaat di Berau telah menikmati sambungan listrik gratis.
Menurut Rahman, program tersebut bukan hanya soal penyambungan listrik, tetapi bagian dari pembangunan manusia.
“Ketika listrik masuk ke rumah-rumah warga di pelosok, maka peluang ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan pun ikut meningkat,” ungkap Rahman, Minggu (26/10/2025).
Rahman pun menekankan pentingnya memperkuat kerja sama antara PLN, pemerintah daerah, dan DPRD dalam mempercepat pemerataan energi.
Dia berharap program serupa dapat diperluas ke kampung-kampung terpencil yang hingga kini belum sepenuhnya teraliri listrik.
Komisi III DPRD Berau, kata dia, juga terus mendorong PLN agar cakupan penerima manfaat diperluas karena masih ada masyarakat di pedalaman yang belum menikmati listrik secara maksimal.
Selain itu, dia juga menyambut positif laporan PLN mengenai perkembangan konektivitas jaringan dari Usiran hingga Tanjung Batu. Juga rencana tersambungnya transmisi listrik dari Balikpapan ke Berau dalam waktu dekat.
Hal ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Berau. Dengan koneksi dari Balikpapan, pasokan listrik akan lebih stabil dan andal.
“Harapannya, tidak ada lagi gangguan daya atau pemadaman bergilir di masa depan,” tambahnya.
Rahman juga menegaskan, Komisi III DPRD Berau akan terus mengawal setiap langkah pembangunan di sektor energi.
“Pemerataan listrik harus menjadi prioritas bersama agar target 100 persen layanan listrik bagi seluruh masyarakat Berau pada 2027 dapat tercapai,” pungkasnya. (Wan/Adv/DPRD Berau)



