Jangan Terlena Batu Bara! Sujarwo Minta Pemkab Berau Fokus Garap Sektor Pertanian dan Perikanan

Bisnis

Jangan Terlena Batu Bara! Sujarwo Minta Pemkab Berau Fokus Garap Sektor Pertanian dan Perikanan
Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo. (Dok. DPRD Berau)

BENUANTA — Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, mengingatkan pentingnya kesiapan daerah menghadapi masa depan.

Berau harus mulai melepaskan diri dari ketergantungan pada sektor pertambangan batu bara yang tidak dapat diperbarui. 

Ia menilai sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Berau mengarahkan perhatian pada sektor-sektor produktif yang lebih berkelanjutan.

Sektor pertanian, perkebunan, serta perikanan kelautan perlu diperkuat sebagai penopang utama ekonomi daerah di masa depan. 

Potensi di ketiga sektor tersebut sebenarnya sangat besar namun pemanfaatannya hingga kini masih belum optimal. 

Keterbatasan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi hambatan utama dalam mengelola kekayaan alam secara maksimal.

“Ke depan, kita tidak bisa terus bergantung pada sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui,” ungkap Sujarwo.

Sujarwo mendorong pemerintah daerah melalui OPD terkait untuk lebih serius meningkatkan kapasitas para pelaku ekonomi lokal. 

Petani, pekebun, dan nelayan membutuhkan berbagai program pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan teknis mereka. 

Pembinaan yang rutin sangat penting agar masyarakat mampu meningkatkan hasil produksi secara efektif dan profesional.

Berau memiliki keunggulan dari sisi sumber daya alam, mulai dari luas lahan hingga melimpahnya potensi kelautan. 

Sayangnya, keunggulan fisik tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan pengelolaan yang baik dari masyarakat. 

Penyiapan SDM yang siap kerja akan membuat hasil produksi menjadi jauh lebih maksimal di masa depan.

“Kalau SDM kita siap, tentu hasilnya juga akan lebih maksimal,” tambahnya.

Penerapan inovasi serta kemampuan menyesuaikan metode dengan kondisi lokal menjadi kunci agar hasil produksi lebih efektif. 

Sujarwo meminta pemerintah belajar dari daerah lain yang sudah lebih maju dalam mengelola sektor-sektor produktif tersebut. 

Hal ini penting agar Berau tidak tertinggal dalam persaingan pasar produk pangan dan hasil laut.

Perkembangan infrastruktur transportasi yang semakin baik kini menjadi peluang besar untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. 

Pemasaran hasil produksi dapat dilakukan lebih luas melalui jalur darat, laut, maupun jalur transportasi udara. 

Kemudahan akses ini harus dimanfaatkan untuk mengirimkan komoditas unggulan Berau ke berbagai wilayah lain.

Perkembangan sektor-sektor ini diyakini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas serta perekonomian daerah secara keseluruhan. 

Investasi pada sektor berkelanjutan merupakan langkah cerdas untuk menjamin kesejahteraan rakyat Berau dalam jangka panjang.

“Ketika sektor-sektor ini berkembang, bukan hanya pelaku usaha yang merasakan manfaatnya, tetapi juga masyarakat luas,” pungkasnya. (Adv/DPRD Berau)

Bagikan:

Baca Juga