BENUANTA – Malam yang tak terlupakan terjadi di Jeddah Arab Saudi. Ronald Araujo melakukan aksi kembali merumput yang manis dengan mengangkat trofi Piala Super Spanyol.
Bek tangguh ini memimpin FC Barcelona mempertahankan gelar juara usai mengalahkan Real Madrid. Laga bertajuk El Clasico itu berakhir dengan skor tipis 3-2 pada Minggu (11/1/26).
Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi Araujo yang baru saja pulih dan kembali beraksi. Ia menjadi simbol ketangguhan mental Blaugrana yang sukses meraih gelar Piala Super ke-16 sepanjang sejarah.
Drama Hujan Gol
Pertandingan berjalan lambat di awal namun berubah menjadi sangat ketat jelang turun minum. Raphinha dan Robert Lewandowski sempat membawa Barcelona unggul lewat permainan apik.
Namun Real Madrid menunjukkan perlawanan sengit lewat aksi individu Vinicius Junior. Skor bahkan menjadi imbang 2-2 tepat sebelum peluit babak pertama dibunyikan wasit.
Memasuki babak kedua Raphinha kembali menjadi pahlawan bagi timnya. Tembakannya yang membentur pemain lawan sukses mengecoh kiper Thibaut Courtois dan mengubah skor menjadi 3-2.
Mentalitas Juara Bertahan
Ketegangan memuncak ketika gelandang Frenkie de Jong harus menerima kartu merah di sisa waktu pertandingan. Barcelona dipaksa bermain bertahan untuk mengamankan keunggulan dari gempuran Kylian Mbappe dan kawan-kawan.
Kiper Joan Garcia tampil heroik dengan melakukan dua penyelamatan krusial di menit-menit akhir. Ia sukses menahan sundulan jarak dekat yang nyaris membuyarkan kemenangan di depan mata.
Peluit panjang akhirnya memastikan Barcelona sebagai juara berturut-turut pertama dalam satu dekade terakhir. Ronald Araujo pun didaulat mengangkat piala sebagai penutup malam yang sempurna.
(Catatan: Naskah asli tidak memuat kutipan langsung dari narasumber, sehingga bagian penutup disesuaikan dengan narasi kemenangan).



