BENUANTA – Kemenangan 2-0 Liverpool atas Fulham di Anfield pada Sabtu malam menyisakan cerita menegangkan di balik layar. Pelatih Arne Slot secara blak-blakan mengakui bahwa timnya nyaris saja berada dalam situasi sulit, sebelum akhirnya aksi magis dari wonderkid berusia 17 tahun, Rio Ngumoha, memecah kebuntuan dan menyelamatkan wajah tuan rumah.
Tampil sejak menit awal, Ngumoha sukses menyabet gelar Player of the Match. Ia tidak hanya mencetak gol pembuka yang sangat krusial pada menit ke-36, tetapi juga turut berperan vital dalam proses terciptanya gol kedua The Reds yang dieksekusi dengan dingin oleh Mohamed Salah.
Petaka Menit Kritis yang Nyaris Terjadi
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Arne Slot menguraikan dinamika taktis yang membuat jantung publik Anfield sempat berdebar kencang. Juru taktik asal Belanda itu menyebut Liverpool sebenarnya mengawali 20 hingga 25 menit pertama dengan cukup baik, meski gagal menciptakan peluang emas di dalam kotak penalti.
Namun, situasi mendadak berubah ketika Fulham mulai menemukan ritme dan mengambil alih kendali permainan.
“Ada lima hingga 10 menit di mana saya merasa, ‘OK, Fulham sekarang mulai masuk ke permainan’. Dan kita semua tahu apa yang biasanya terjadi pada kami dalam situasi seperti itu. Kami kebobolan,” ungkap Slot secara jujur di hadapan awak media.
Ia bahkan sempat teringat memori menjengkelkan seperti saat melawan tim lain yang memanfaatkan momentum kecil untuk mencuri gol balasan. Beruntung, tepat di masa-masa kritis saat Fulham sedang gencar menekan, Rio Ngumoha muncul sebagai pahlawan tak terduga.
Sihir Individu Pengubah Momentum
Di tengah ancaman Fulham tersebut, Ngumoha memamerkan kualitas individunya yang luar biasa. Sang remaja mendominasi situasi satu-lawan-satu, memutar dan mengecoh bek lawan, sebelum akhirnya melepaskan tembakan melengkung yang merobek jala tim tamu.
“Tepat pada saat itu Rio memiliki momennya, dan itu memberi tahu Anda betapa pentingnya sebuah gol dan momentum,” puji Slot. “Bayangkan jika kami yang kebobolan dalam 10 menit kritis itu? Itu akan menjadi pertandingan yang sama sekali berbeda.”
Slot sangat terkesan dengan penyelesaian akhir sang wonderkid, bahkan tanpa ragu menyamakannya dengan insting mematikan seorang Mohamed Salah.
Gol cantik Ngumoha terbukti sukses meruntuhkan momentum Fulham sekaligus membangkitkan gairah skuad Liverpool secara instan. Hanya berselang beberapa menit setelah gol tersebut, The Reds berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Sihir pemain 17 tahun ini sukses menyelamatkan Liverpool dari potensi kehilangan poin di kandang sendiri.



