BENUANTA – Keberhasilan Chelsea melaju ke final Piala Dunia Antarklub tidak hanya membuka jalan menuju trofi, tetapi juga menghadirkan ‘jackpot’ finansial yang luar biasa. Pendapatan klub asal London itu dari turnamen ini dipastikan telah menembus angka fantastis sekitar £80 juta atau setara dengan Rp 1,6 triliun.
Pundi-pundi ini menjadi buah manis dari musim gemilang Chelsea di bawah asuhan manajer Enzo Maresca. Setelah berhasil menjuarai Conference League dan memastikan tiket kembali ke Liga Champions musim depan, pencapaian di Piala Dunia Antarklub ini menjadi penutup yang sempurna.
Pendapatan masif tersebut merupakan akumulasi dari biaya partisipasi yang besar untuk tim Eropa, ditambah bonus kemenangan di setiap fase turnamen. Kesuksesan menembus babak final saja sudah memberikan hadiah sebesar £21,9 juta atau sekitar Rp 438 miliar.
Angka tersebut masih bisa bertambah. Jika The Blues berhasil menjadi juara pada laga puncak hari Minggu nanti, mereka akan membawa pulang tambahan £7,3 juta lagi, sehingga total hadiah untuk sang pemenang mencapai £29 juta.
Untuk memberikan gambaran, total pendapatan Chelsea dari turnamen ini sudah lebih dari cukup untuk menutupi biaya transfer rekrutan anyar mereka, Joao Pedro, yang dibeli seharga £60 juta. Uang tersebut bahkan masih bersisa untuk menutupi biaya pembelian pemain lain seperti Liam Delap.
Meskipun nominal yang dipertaruhkan sangat besar, manajer Enzo Maresca mengaku tidak merasakan tekanan ekstra dari pemilik klub. Menurutnya, fokus utama pemilik adalah pada performa tim di setiap pertandingan, bukan pada hadiah uang di akhir turnamen.
“Mereka tidak pernah menekan saya atau para pemain bahwa kami harus memenangkan turnamen ini karena uang,” ujar Maresca.
Kini, Chelsea tinggal selangkah lagi untuk menyandingkan prestasi olahraga dengan keuntungan finansial yang luar biasa. Kemenangan di partai final tidak hanya akan menambah koleksi trofi bergengsi, tetapi juga akan memperkuat posisi klub secara signifikan untuk menyambut musim baru yang lebih menantang.



