BENUANTA – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan ganjaran besar bagi kafilah yang berhasil membawa pulang gelar juara. Pemerintah daerah telah memastikan jaminan pendidikan ke luar negeri bagi para pemenang lomba keagamaan tingkat nasional tersebut.
Fasilitas pendidikan ini lahir dari kesepakatan resmi antara pemerintah daerah dengan Universitas Al Azhar. Kerja sama ini menjadi pemacu semangat bagi para peserta pemusatan latihan menuju ajang musabaqah tilawatil quran tingkat nasional di Jawa Tengah.
Ketua lembaga tersebut Sri Wahyuni meminta seluruh peserta untuk terus mengasah kemampuan mereka. Peningkatan kualitas merupakan syarat mutlak agar peserta bisa melampaui pencapaian sebelumnya.

“Kualitas peserta harus semakin meningkat,” ujarnya pada Selasa (2/6/26).
Peluang Emas Peserta Terpilih
Para peserta pemusatan latihan saat ini merupakan orang utusan terbaik dari daerah masing masing. Mereka telah berhasil melewati tahapan penyaringan yang sangat ketat untuk mewakili wilayahnya.
Perjalanan panjang menuju tingkat nasional diakui menuntut pengorbanan serta kedisiplinan tingkat tinggi. Sri Wahyuni mengingatkan para wakil daerah tersebut untuk tidak membuang waktu dan selalu bersiaga penuh.

“Jangan lengah, harus siap dan lebih siap lagi,” pesannya.
Wakil Ketua II lembaga tersebut Dasmiah menaruh harapan besar pada keseriusan para peserta dalam berlatih. Meskipun waktu persiapan kian menipis pihak panitia menaruh keyakinan penuh terhadap kemampuan para duta daerah tersebut.
“Kami yakin mereka mampu memberikan hasil terbaik bagi Kalimantan Timur,” katanya.



