BENUANTA – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, memberikan penilaian yang cukup berani pasca timnya menelan kekalahan 1-2 dari Aston Villa di Villa Park, Senin (22/12/2025). Meski pulang dengan tangan hampa, pelatih asal Portugal itu bersikeras bahwa pasukannya tampil lebih superior dibanding tuan rumah.
Amorim menyoroti faktor keberuntungan yang tidak berpihak pada Setan Merah. Dua gol indah dari Morgan Rogers dinilai sebagai pembeda, sementara United harus berjuang melawan badai cedera yang semakin parah dengan tumbangnya Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo.
“Saya pikir kami adalah tim yang lebih baik hari ini. Kami tidak beruntung, bahkan dengan cederanya Bruno. Namun selama pertandingan, bahkan tanpa dia, kami tetap menjadi tim yang lebih baik,” ujar Amorim kepada awak media usai laga.
Eks pelatih Sporting Lisbon itu memuji cara para pemainnya meredam transisi cepat Aston Villa yang dikenal mematikan. Menurutnya, skema taktik yang ia terapkan berjalan dengan baik meskipun hasil akhir berkata lain.
“Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik, namun tidak ada yang akan mengingatnya besok karena yang terpenting adalah hasil. Tapi saya melihat tim yang terus berkembang,” tambahnya.
Amorim mengakui bahwa situasi timnya saat ini sangat “aneh” dan sulit. Kehilangan pemain kunci seperti Matthijs de Ligt, Harry Maguire, Casemiro, hingga absennya Amad dan Mbeumo ke Piala Afrika, memaksa Amorim menurunkan skuad seadanya.
Hal ini memuncak dengan debut dadakan dua pemain akademi, Jack Fletcher dan Shea Lacey, di laga yang bertensi tinggi. Meski demikian, Amorim menegaskan bahwa performa tim di lapangan layak mendapatkan apresiasi lebih, bukan sekadar dilihat dari skor akhir.
“Hari ini benar-benar kebalikannya (dari laga sebelumnya), kami adalah tim yang lebih baik melawan tim yang kuat di kandang dan sedang dalam tren positif. Kami benar-benar tidak beruntung hari ini,” tegas Amorim.
Kini, Amorim meminta pasukannya untuk melupakan ketidakberuntungan tersebut dan fokus menatap laga Boxing Day melawan Newcastle United.



