BENUANTA – FC Barcelona semakin mengukuhkan dominasinya sebagai penguasa ajang Piala Super Spanyol. Mereka sukses menambah koleksi gelar menjadi 16 trofi usai menumbangkan Real Madrid.
Kepastian ini didapat setelah Blaugrana menang tipis 3-2 atas rival abadinya di laga final. Pertandingan puncak tersebut digelar di Jeddah Arab Saudi pada Minggu (11/1/26).
Kemenangan ini membuat Barcelona kian jauh meninggalkan Real Madrid dalam daftar peraih juara terbanyak. Los Blancos saat ini masih tertahan di peringkat kedua dengan koleksi 13 gelar.
Dominasi Panjang
Sejarah mencatat Barcelona pertama kali mengangkat trofi ini pada musim 1983/84. Sejak saat itu dominasi klub asal Catalonia ini terus berlanjut hingga meraih gelar terbaru musim 2025/26.
Perjalanan mereka menuju tangga juara musim ini terbilang impresif. Sebelum menaklukkan Madrid di final mereka lebih dulu menyingkirkan Athletic Club di babak semifinal.
Kemenangan di El Clasico ini juga terasa sangat spesial karena mematahkan rekor buruk sebelumnya. Barcelona menjadi juara bertahan La Liga pertama dalam delapan musim terakhir yang mampu mengawinkan gelar dengan Piala Super.
Ulangi Rekor Guardiola
Keberhasilan ini juga mencatatkan sejarah baru bagi skuad saat ini. Mereka menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan trofi Piala Super secara berturut-turut dalam satu dekade terakhir.
Capaian back-to-back juara ini terakhir kali terjadi pada era emas pelatih Pep Guardiola. Saat itu Guardiola membawa Barcelona juara tiga kali beruntun pada tahun 2010, 2011, dan 2012.
Rekor demi rekor yang tercipta di Jeddah menegaskan status Barcelona sebagai raja kompetisi ini. “Kemenangan di El Clasico memberikan kami gelar ke-16 yang semakin mempertegas dominasi klub dalam sejarah kompetisi,” tulis pernyataan resmi klub usai laga.



