BENUANTA – FC Barcelona menghadapi tekanan besar saat bertandang ke markas Real Sociedad, Minggu (18/1/2026). Kemenangan Real Madrid atas Levante sehari sebelumnya membuat jarak di puncak klasemen La Liga kini hanya tersisa satu poin.
Situasi ini memaksa Blaugrana untuk meraih poin penuh di Stadion Anoeta. Laga di San Sebastian dipastikan tidak akan berjalan mudah meski tim tamu sedang dalam performa terbaiknya.
Pasukan Hansi Flick datang dengan modal mentereng berupa sebelas kemenangan beruntun di semua kompetisi. Catatan ini menyamai rekor kemenangan beruntun terbaik kedua dalam sejarah klub.
Namun Anoeta memiliki sejarah kelam bagi raksasa Catalan tersebut. Stadion ini tercatat sebagai salah satu tempat paling sulit ditaklukkan Barcelona selain Santiago Bernabeu.
Total tujuh kekalahan telah diderita Barcelona di sana pada abad ini. Musim lalu pun, rentetan tujuh kemenangan beruntun mereka terhenti di stadion ini dengan skor tipis 0-1.
Wajah Baru Tuan Rumah
Tantangan kian berat karena Real Sociedad tampil dengan wajah baru di bawah asuhan Pellegrino Matarazzo. Pelatih pengganti Sergio Francisco ini sukses membawa dampak positif sejak kedatangannya.
Matarazzo yang merupakan mantan rekan kerja Flick di Hoffenheim belum terkalahkan dalam tiga laga awalnya. Tuan rumah juga baru saja memastikan tiket perempat final Copa del Rey usai menyingkirkan Osasuna.
Kondisi skuad tuan rumah cukup solid meski kehilangan Iñaki Ruperez. Kehadiran Takefusa Kubo dan Sergio Gomez yang notabene mantan pemain Barcelona menjadi ancaman serius.
Sementara itu Barcelona justru dipusingkan dengan kondisi kebugaran pemain. Penyerang sayap Raphinha diragukan tampil usai mengalami cedera ringan pekan ini.
Flick belum bisa memastikan keterlibatan pemain Brasil tersebut dalam laga malam nanti. Absennya Raphinha menambah daftar cedera yang sebelumnya sudah diisi Andreas Christensen dan Gavi.
Pelatih asal Jerman itu mengakui potensi bahaya yang dimiliki lawan. Ia menilai kubu tuan rumah memiliki materi pemain fantastis dan mentalitas yang sedang menanjak.
“Mereka dalam performa yang baik setelah hasil baru-baru ini. Kepercayaan diri mereka tumbuh sejak Matarazzo tiba,” ujar Hansi Flick.
Fokus Barcelona harus segera dialihkan sepenuhnya ke lapangan hijau meski jadwal padat Eropa menanti. Flick menegaskan tidak ada ruang untuk kesalahan jika ingin terus memimpin perburuan gelar juara.
“Jika kami ingin memenangkan liga, kami harus mengalahkan Real Sociedad,” pungkasnya.



