BENUANTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar melalui skema kolaborasi dengan sektor swasta. Langkah strategis ini diambil guna memastikan ketersediaan fasilitas publik yang memadai bagi masyarakat di Bumi Benuanta. Selasa (17/2/26).
Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang melakukan pertemuan khusus dengan pengusaha nasional sekaligus pendiri Bosowa Grup Aksa Mahmud di Jakarta. Dalam diskusi tersebut Zainal mendorong realisasi investasi pada sektor pendidikan dan kesehatan yang menjadi prioritas daerah.
Kolaborasi Strategis dengan Bosowa Grup
Pemerintah daerah memandang kehadiran investor nasional sangat krusial untuk menghadirkan fasilitas berkualitas tinggi secara cepat. Zainal Arifin Paliwang menilai pengalaman Bosowa Grup dalam membangun sekolah dan rumah sakit di berbagai daerah menjadi poin penting dalam kerja sama ini.
Gubernur berharap kerja sama ini tidak hanya sekadar penanaman modal namun juga membawa standar pelayanan nasional ke Kaltara. Hal ini dianggap sebagai solusi efektif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan taraf kesehatan masyarakat.
“Kita harap ada tindak lanjut nyata dari pertemuan ini untuk kemajuan Kaltara,” ujar Zainal Arifin Paliwang.
Komitmen Pembangunan Infrastruktur Dasar
Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan jangka panjang penduduk di provinsi termuda Indonesia ini. Zainal menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan memberikan kemudahan perizinan bagi investor yang serius membangun daerah.
Aksa Mahmud menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan ketertarikannya untuk berkontribusi dalam pembangunan di Kalimantan Utara. Ia melihat potensi besar yang dimiliki Kaltara sebagai beranda terdepan negara yang sedang berkembang pesat.
“Peluang investasi di Kaltara sangat terbuka lebar terutama pada fasilitas publik,” jelas Aksa Mahmud.



