BENUANTA – Kemenangan Manchester United yang sudah di depan mata kandas secara tragis pada pekan ketiga Liga Inggris. Setan Merah ditahan imbang tuan rumah Everton dengan skor 2-2 di Stadion Hill Dickinson pada Minggu (6/9/26).
Pertandingan berjalan alot sejak menit awal dengan kedua kesebelasan saling bertukar serangan yang mengancam gawang lawan. Peluang emas Bruno Fernandes sempat digagalkan oleh tiang gawang sebelum babak pertama ditutup tanpa gol.
Kebuntuan baru pecah pada babak kedua ketika Bryan Mbeumo melakukan aksi individu ciamik dari sisi sayap untuk membawa tim tamu unggul. Namun keunggulan tersebut berhasil disamakan oleh Tyrique George lewat tembakan dari sudut sempit di dalam kotak penalti.
Petaka Gol Jarak Jauh
Skuad asuhan Michael Carrick sempat kembali memimpin lewat sundulan terarah Benjamin Sesko menyambut umpan silang Luke Shaw. Keunggulan tersebut seolah akan menjadi hasil akhir sebelum sebuah gol spektakuler tercipta pada masa tambahan waktu.
Ainsley Maitland-Niles muncul sebagai mimpi buruk bagi Setan Merah usai melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti pada akhir laga. Gol indah tersebut membuat penjaga gawang Senne Lammens terpaku sekaligus membuyarkan pesta kemenangan tim tamu.
Maitland-Niles mengakui dukungan luar biasa dari para pendukung tuan rumah memompa semangat timnya untuk terus bertarung hingga peluit panjang berbunyi. Hasil imbang tersebut sangat disyukuri oleh kubu tuan rumah yang sempat tertinggal dua kali.
“Rasanya seperti sebuah kemenangan karena kami berjuang keras dan berhasil mendapatkan satu poin pada akhirnya,” ujar Maitland-Niles.
Sang pahlawan penyelamat merasa takjub bisa memberikan dampak krusial serta menegaskan tekadnya untuk terus bekerja keras bersama rekan setimnya. Ia membeberkan proses terjadinya gol balasan dramatis yang menyelamatkan wajah timnya dari kekalahan.
“Bola jatuh kepada saya di tepi kotak penalti lalu saya menendangnya dan bola berakhir di sudut atas yang membuat saya senang,” pungkasnya.



