Ukir Rekor Kemenangan Terbesar, Kapten Malut United Minta Rekannya Tetap Membumi

Hasyimy

BENUANTA – Malut United baru saja mencatatkan sejarah baru di Stadion Gelora Kie Raha. Skuad asuhan Hendri Susilo sukses melibas PSBS Biak dengan skor telak 6-2 pada Minggu (4/1/26).

Kemenangan ini menjadi rekor skor terbesar yang pernah diraih Laskar Kie Raha sepanjang sejarah klub. Namun euforia pesta gol tersebut ditanggapi dengan dingin oleh sang kapten tim.

Gustavo Franca mengingatkan rekan setimnya untuk tidak terbuai dengan hasil mencolok ini. Ia menilai tim tamu sebenarnya memberikan perlawanan sengit yang sempat merepotkan pertahanan.

Bek bernomor punggung empat itu mengakui kualitas lawan yang tidak bisa dipandang sebelah mata meski berada di posisi bawah klasemen.

“Posisi di papan klasemen tidak mencerminkan cara mereka bermain. PSBS tim yang kuat,” kata Gustavo.

Tim tamu memang sempat mengancam di awal laga lewat dua tembakan tepat sasaran yang berbahaya. Malut United baru bisa merespons lewat gol pembuka Gustavo dan aksi Yakob Sayuri jelang turun minum.

Keran gol tuan rumah semakin deras mengalir di babak kedua berkat agresivitas lini depan. Tyronne Del Pino bersama David Da Silva dan Ciro Alves bergantian mencatatkan nama di papan skor.

Pesta gol ditutup oleh aksi Frets Butuan di masa perpanjangan waktu babak kedua. Ini menjadi gol perdana Frets bagi Malut United di kompetisi musim ini setelah sebelumnya hanya menyumbang dua umpan kunci.

Sementara itu dua gol hiburan dari tim tamu dicetak oleh Damianus Adiman Putra dan Heri Susanto. Namun balasan tersebut tidak cukup untuk membendung dominasi tuan rumah sepanjang laga.

Tambahan tiga poin mendongkrak posisi Malut United ke peringkat tiga klasemen sementara menggeser Persib Bandung. Mereka kini mengoleksi 34 poin dan memperpanjang rekor tak terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir.

Fokus Laga Berikutnya

Tantangan berat sudah menanti di depan mata saat mereka harus bertandang ke markas Persebaya Surabaya pekan depan. Gustavo menegaskan pentingnya evaluasi diri karena timnya masih memiliki celah yang harus diperbaiki agar tren positif ini berlanjut.

“Kami harus terus bekerja, tetap rendah hati, dan menjaga konsistensi,” ujar Gustavo menutup.

Bagikan:

Baca Juga