BENUANTA – Penyerang Chelsea, Nicolas Jackson, dilaporkan semakin dekat untuk meninggalkan Stamford Bridge dan menuju Jerman guna bergabung dengan raksasa Bundesliga, Bayern Muenchen.
Langkah ini menjadi sangat mungkin terwujud setelah pihak Bayern dikabarkan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan sang pemain.
Menurut laporan media Jerman, BILD, pada Selasa (26/8/2025), kedua belah pihak telah menyepakati syarat-syarat personal yang membuat proses transfer kini memasuki tahap akhir.
Kesepakatan Pribadi Tercapai
Setelah serangkaian komunikasi, Bayern dan perwakilan Jackson disebut telah menemukan titik temu terkait kontrak, termasuk gaji dan durasi.
Perkembangan ini secara otomatis menempatkan Bayern di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan pemain internasional Senegal tersebut. Mereka berhasil mengungguli sejumlah klub peminat lainnya seperti Newcastle United, Aston Villa, AC Milan, dan Juventus.
Negosiasi Harga Jadi Rintangan Terakhir
Meskipun kesepakatan dengan pemain sudah tercapai, transfer ini masih memiliki satu rintangan terakhir, yaitu kesepakatan harga antar klub.
Negosiasi kini sedang berlangsung antara Bayern Muenchen dan Chelsea untuk menentukan detail finansial. Chelsea dilaporkan mematok harga awal yang cukup tinggi, yaitu sekitar 80 juta pound (sekitar Rp1,75 triliun) untuk transfer permanen.
Namun, angka tersebut berpotensi turun mengingat bursa transfer akan segera ditutup, yang bisa menempatkan Chelsea pada posisi perlu segera menjual.
Alasan di Balik Kepindahan
Bagi Bayern, Jackson menjadi target utama setelah mereka gagal merekrut penyerang VfB Stuttgart, Nick Woltemade. Pelatih Vincent Kompany melihat Jackson sebagai opsi jangka panjang yang potensial untuk menjadi penerus Harry Kane, serta menghargai fleksibilitasnya yang bisa bermain di berbagai posisi di lini serang.
Sementara dari sisi Chelsea, penjualan Jackson sejalan dengan kondisi tim saat ini. Posisi pemain berusia 24 tahun itu tergeser di bawah asuhan pelatih Enzo Maresca setelah kedatangan penyerang baru seperti Liam Delap dan Joao Pedro.



