BENUANTA – Sunderland menunjukkan mentalitas baja saat bertandang ke markas Tottenham Hotspur. Gol telat Brian Brobbey memaksa tuan rumah berbagi angka dalam laga yang berakhir imbang 1-1 pada Senin (5/1/26).
Hasil ini menjadi bukti ketangguhan The Black Cats di tengah krisis pemain yang melanda skuad mereka. Tim tamu tetap mampu memberikan perlawanan sengit meski harus kehilangan enam pemain pilar yang berlaga di Piala Afrika.
Sunderland sejatinya tampil di bawah standar pada babak pertama dan terlihat pasif menghadapi gempuran tuan rumah. Gawang mereka bahkan harus bobol lebih dulu lewat aksi Ben Davies yang memanfaatkan kemelut di depan gawang.
Namun, situasi berbalik usai turun minum di mana Sunderland mulai mengambil inisiatif serangan. Granit Xhaka menjadi tokoh sentral yang mengendalikan lini tengah dan memimpin kebangkitan rekan-rekannya.
Bangkit di Tengah Krisis Pemain
Ketidakhadiran enam pemain inti akibat tugas negara ternyata tidak memadamkan semangat juang pasukan Kucing Hitam. Mereka perlahan keluar dari tekanan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Simon Adingra sempat mengancam gawang Spurs lewat tendangan melengkung yang melebar tipis. Enzo Le Fee juga nyaris menyamakan kedudukan andai sundulannya tidak membentur tiang gawang.
Momentum yang ditunggu akhirnya tiba sepuluh menit jelang bubaran. Brian Brobbey melakukan akselerasi menembus pertahanan Tottenham dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper Guglielmo Vicario.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Tottenham yang berharap bisa mengamankan kemenangan kandang yang jarang mereka raih musim ini. Hasil imbang ini sekaligus mengukuhkan posisi Sunderland di papan tengah klasemen Liga Inggris.
Dominasi Semu Tuan Rumah
Di sisi lain, hasil ini semakin memojokkan posisi pelatih Tottenham Thomas Frank. Spurs yang mendominasi penguasaan bola di babak pertama gagal memanfaatkan superioritas mereka untuk mencetak gol tambahan.
Ben Davies sempat memberi harapan lewat gol pertamanya sejak Desember 2023. Namun keunggulan tipis satu gol justru menjadi beban mental bagi para pemain tuan rumah yang tampil gugup di sisa laga.
Tottenham membuang banyak peluang emas untuk mengunci kemenangan di babak kedua. Kegagalan ini harus dibayar mahal ketika pertahanan mereka lengah mengantisipasi serangan balik cepat Sunderland.
Peluit panjang wasit disambut dengan cemoohan keras dari pendukung tuan rumah yang memadati Tottenham Hotspur Stadium. Suara frustrasi suporter menggema seiring kegagalan Spurs mempertahankan keunggulan di kandang sendiri.



