BENUANTA – Pemerintah daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) tengah menghadapi tantangan besar dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu sektor
BENUANTA – Komisi III DPRD Kaltim menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) strategis. Ranperda ini bertujuan mengoptimalkan pendapatan dari pemanfaatan sungai dan perairan. Inisiasi ini muncul
BENUANTA – Komisi IV DPRD Kaltim mendorong strategi promosi pariwisata yang lebih gencar. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dorongan ini disampaikan
BENUANTA – Fraksi-fraksi DPRD Kaltim menyoroti anggaran yang tidak terserap dan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang masih rendah. Sorotan ini disampaikan dalam Rapat
BENUANTA – Bapemperda DPRD Kaltim membahas Ranperda yang akan mengubah status dua Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD menjadi Perseroan Terbatas Daerah atau Perseroda. Langkah
BENUANTA – Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat internal untuk menindaklanjuti tiga Rancangan Peraturan Daerah atau Ranperda. Ranperda ini
BENUANTA – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menerapkan sistem portal elektronik di area parkir Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD). Langkah ini menjadi bagian dari strategi modernisasi
BENUANTA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berau hingga kini masih bergantung pada sektor pertambangan dan perkebunan. Kedua sektor ini menjadi penyumbang utama PAD, sementara sektor
BENUANTA – DPRD Berau menyoroti pengelolaan parkir di Bumi Batiwakkal yang dinilai masih perlu pembenahan. Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, menekankan pentingnya
Benuanta.id – Pemerintah Desa Embalut berhasil membuktikan komitmennya untuk memaksimalkan potensi lokal demi kesejahteraan masyarakat. Melalui kerja sama strategis dengan perusahaan pengelola jalan hauling, Desa