Sekda Sri Wahyuni Minta Diskominfo Kaltim Maksimalkan Digitalisasi Untuk Aktivitas Ekonomi

Hasyimy

BENUANTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen menjadikan transformasi digital sebagai pilar utama ekonomi masa depan. Hal ini ditegaskan dalam pemaparan Rencana Strategis Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim 2025–2029 pada Senin (2/2/26).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni meminta agar digitalisasi tidak hanya berhenti pada penyediaan sistem dan infrastruktur. Ia menekankan pentingnya dampak nyata teknologi bagi penguatan ekosistem ekonomi digital di daerah.

Dorong Sektor Ekonomi Non-Ekstraktif

Digitalisasi harus hadir dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat termasuk dalam mendukung aktivitas ekonomi di daerah. Pernyataan tersebut disampaikan Sri Wahyuni saat memberikan arahan di Ruang Rapat Tepian II Kantor Gubernur Kaltim.

Sri Wahyuni juga menyoroti perlunya sinergi antarperangkat daerah agar program tidak berjalan sendiri-sendiri. Pemanfaatan teknologi informasi dipandang strategis sebagai akselerator transformasi ekonomi terutama saat pendapatan sektor ekstraktif terus menurun.

Inovasi SuperAPP Sakti Gemas

Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah program unggulan salah satunya platform Sakti Gemas. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah akses layanan publik sekaligus mendukung kebijakan Satu Data Indonesia.

Faisal menilai masyarakat Benua Etam saat ini sudah semakin melek digital sehingga integrasi layanan menjadi kebutuhan mendesak. Ke depan komitmen pemerintah adalah memastikan layanan tersebut semakin optimal dan mudah diakses oleh seluruh lapisan warga.

Kaltim saat ini sudah cukup siap secara digital dan berbagai layanan pemerintahan telah terintegrasi serta terus kami kembangkan, ujar Faisal.

Bagikan:

Baca Juga