BENUANTA – Jakarta International Stadium kembali menjadi panggung pertarungan sengit bagi skuad Macan Kemayoran pada pekan kedua puluh dua kompetisi Super League musim ini. Persija Jakarta dijadwalkan menjamu tamunya dari Sulawesi Selatan yakni PSM Makassar.
Pertandingan ini mengusung misi balas dendam setelah tim tuan rumah menelan kekalahan dua gol tanpa balas pada putaran perdana lalu. Kemenangan mutlak diperlukan demi mengamankan posisi yang lebih baik di papan atas klasemen sementara.
Kesiapan Taktik dan Mental Pemain
Tim pelatih telah mematangkan segala persiapan sepanjang pekan ini untuk meredam kekuatan skuad Juku Eja. Evaluasi menyeluruh dilakukan mulai dari memperkukuh barisan pertahanan hingga mempertajam sektor penyerangan.
Pelatih Persija Mauricio Souza memastikan seluruh program latihan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia menyebut seluruh pemainnya memiliki motivasi berlipat ganda untuk memenangkan pertandingan di hadapan pendukung sendiri.
“Kami harapkan pertandingan dapat berjalan menarik dan dapat tiga poin,” ujar Mauricio pada Jumat (20/2/26).
Siasat Mengatasi Krisis Pemain
Sayangnya skuad ibu kota tidak dapat menurunkan susunan pemain terbaik mereka akibat badai larangan bermain dan masalah kebugaran. Kapten kesebelasan Rizky Ridho harus menepi karena akumulasi kartu kuning.
Masalah bertambah dengan cederanya bek Paulo Ricardo saat menghadapi Bali United pada pekan sebelumnya. Gelandang andalan Hanif Sjahbandi juga dipastikan absen lebih lama karena masih dalam tahap pemulihan cedera secara intensif.
Kondisi pincang tersebut sama sekali tidak membuat sang pelatih pesimistis karena timnya memiliki kedalaman skuad yang ideal. Juru taktik asal Brasil itu menaruh kepercayaan besar kepada para pemain pengganti untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka di lapangan.
“Saya yakin setiap pemain siap memberikan yang terbaik untuk tim,” ucapnya.



