BENUANTA – Panggung besar Liga Champions di Estadi Olímpic siap menyajikan sebuah laga klasik saat FC Barcelona menjamu sang juara bertahan, Paris Saint-Germain. Pertandingan ini lebih dari sekadar duel, ini adalah episode terbaru dari salah satu rivalitas terpanas di Eropa.
Sejarah pertemuan kedua tim selalu diwarnai drama, comeback luar biasa, dan aroma dendam yang kental. Siapa pun tidak akan lupa malam magis La Remontada 6-1 oleh Barcelona pada 2017. Namun, PSG telah lebih dari sekali membalas dendam dengan kemenangan telak di pertemuan-pertemuan berikutnya.
Kini, kedua raksasa kembali bertemu. Laga ini menjadi ajang prediksi Barcelona vs PSG yang paling ditunggu, sebuah kesempatan bagi kedua tim untuk mengukur kekuatan di fase awal kompetisi.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, sadar betul level permainan yang dibutuhkan untuk laga sebesar ini. Ia menuntut fokus penuh dari anak asuhnya sejak detik pertama.
“Ini Liga Champions dan tidak ada ruang untuk membuat kesalahan,” ujar Flick jelang laga yang akan digelar Kamis (2/10/2025) dini hari waktu Indonesia.
Krisis Pemain di Kedua Kubu
Duel akbar ini juga diwarnai kembalinya legenda Barcelona, Luis Enrique, yang kini datang sebagai pelatih lawan. Namun, reuni ini terjadi di tengah kondisi kedua tim yang sedang pincang akibat badai cedera.
Barcelona dipastikan tampil tanpa pilar penting seperti Marc-Andre ter Stegen, Gavi, dan Raphinha. Kondisi PSG bahkan disebut lebih parah. Mereka kehilangan kapten Marquinhos dan sang peraih Ballon d’Or, Ousmane Dembélé. Selain itu, bintang seperti Vitinha dan Khvicha Kvaratskhelia juga diragukan bisa tampil.
Di tengah krisis pemain, laga ini bisa menjadi panggung bagi rekor baru. Lamine Yamal akan memecahkan rekor penampilan terbanyak di Liga Champions untuk pemain di bawah 19 tahun. Barcelona sebagai tim juga berpeluang mencetak rekor selalu mencetak gol dalam 45 laga beruntun.
Meski tekanan begitu tinggi, gelandang andalan Barca, Pedri, justru menyambut laga ini dengan antusias. Baginya, inilah panggung yang paling dinikmati oleh para pesepakbola.
“Kami ingin memainkan laga-laga seperti ini, karena ini adalah yang terbaik di dunia dan pertandingan inilah yang paling anda nikmati,” tutupnya.



