BENUANTA – Kepolisian Gyeonggi Guri akhirnya mengambil langkah tegas terkait kasus hukum yang menyeret nama Nana. Mereka memutuskan untuk menghentikan penyidikan atas tuduhan penganiayaan yang sempat dilayangkan oleh penyusup rumah sang artis pada Jumat (16/1/26).
Pihak berwenang menyimpulkan bahwa tindakan fisik yang dilakukan Nana terhadap pelaku murni sebagai upaya pembelaan diri. Keputusan ini sekaligus menggugurkan tuntutan balik yang diajukan oleh tersangka perampokan tersebut.
Perlawanan Berani
Insiden mengerikan itu bermula saat seorang pria bersenjata menerobos kediaman Nana di kawasan Guri pada akhir November tahun lalu. Peristiwa tersebut menyebabkan Nana dan ibunya mengalami luka-luka akibat serangan pelaku.
Tidak tinggal diam kedua wanita tersebut melakukan perlawanan sengit hingga berhasil melumpuhkan si penyusup sebelum polisi tiba. Ironisnya pelaku yang kemudian ditahan atas tuduhan perampokan itu justru melaporkan balik Nana karena luka yang ia derita di bagian dagu.
Respon Tegas Nana
Publik sempat dibuat geram oleh keberanian pelaku yang mencoba memutarbalikkan fakta dengan menempatkan dirinya sebagai korban kekerasan. Namun hasil penyelidikan polisi memastikan bahwa tindakan Nana sepenuhnya sah secara hukum demi melindungi nyawa.
Menanggapi situasi tersebut Nana sempat menyampaikan pesan kuat kepada para penggemarnya agar tidak cemas. Ia menegaskan tidak akan membiarkan taktik hukum dari pelaku membuatnya jatuh.
“Aku tidak akan tumbang dan akan menjaga diriku sendiri agar tidak terguncang oleh hal ini jadi tolong jangan terlalu khawatir,” ujar Nana.



