Manchester United Jajaki Reuni dengan Solskjaer dan Carrick hingga Akhir Musim

Fathur

BENUANTA Manchester United tampaknya belum bisa berpaling sepenuhnya dari masa lalu. Klub berjuluk Setan Merah itu kini menjajaki kemungkinan reuni dengan dua mantan pelatih mereka, Michael Carrick dan Ole Gunnar Solskjaer, untuk mengisi posisi manajer caretaker hingga akhir musim.

Kedua sosok yang berstatus legenda klub ini muncul sebagai kandidat terkuat setelah pemecatan Ruben Amorim. Manajemen klub dilaporkan akan segera menggelar pembicaraan tatap muka dengan keduanya untuk membahas peran manajerial jangka pendek ini.

Skenario menarik bahkan mencuat di mana keduanya berpotensi kembali bekerja sama di bench Old Trafford. Carrick diketahui merupakan bagian integral dari staf kepelatihan Solskjaer saat pria Norwegia itu menggantikan Jose Mourinho pada 2018 hingga pemecatannya pada 2021.

Solusi Hingga Musim Panas

Saat ini kendali tim dipegang oleh Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Namun, Fletcher diproyeksikan hanya memimpin laga kontra Burnley pada Rabu ini sementara manajemen mencari solusi yang lebih stabil—yakni manajer caretaker—untuk menuntaskan sisa musim kompetisi.

Peluang reuni ini terbuka lebar mengingat kedua pelatih sedang berstatus tanpa klub. Carrick menganggur sejak dilepas Middlesbrough pada Juni 2025 setelah dua setengah tahun menjabat, sementara Solskjaer baru saja menyudahi petualangan singkatnya di klub Turki, Besiktas, pada Agustus 2025.

Selain dua nama tersebut, mantan striker Ruud van Nistelrooy juga disebut-sebut masuk dalam radar pertimbangan manajemen.

Langkah menunjuk caretaker diambil karena United baru berencana merekrut manajer permanen pada musim panas mendatang. Oliver Glasner (Crystal Palace) dan Roberto de Zerbi (Marseille) menjadi bidikan utama jangka panjang, meski Glasner menolak menanggapi rumor tersebut dalam konferensi pers terbarunya.

Rekam Jejak Sang Mantan

Jika kesepakatan terjalin, ini akan menjadi kali kedua Solskjaer datang sebagai penyelamat di tengah musim. Sebelumnya, ia sukses mengangkat performa tim saat menjadi caretaker menggantikan Mourinho, yang berujung pada kontrak permanen selama tiga tahun.

Secara statistik, Solskjaer memiliki pengalaman manajerial yang jauh lebih panjang dibanding Carrick. Ia pernah membawa United finis sebagai runner-up Liga Inggris musim 2020-21 dan mencapai final Liga Europa.

Sementara itu, Carrick memiliki pengalaman singkat namun manis sebagai pelatih sementara United pada 2021. Ia tak terkalahkan dalam tiga laga (dua menang, satu seri) sebelum menyerahkan tongkat estafet kepada Ralf Rangnick.

Kini, publik Old Trafford menanti apakah romansa masa lalu ini akan terulang untuk menyelamatkan kapal Manchester United yang sedang goyang.

Bagikan:

Baca Juga