Incar Finis 8 Besar, Hansi Flick Targetkan 16 Poin di Fase Liga

Hasyimy

BENUANTA – Pelatih Barcelona Hansi Flick memiliki hitungan matematis sendiri untuk menentukan nasib timnya di kancah Eropa. Ia membidik angka keramat demi mengamankan posisi di papan atas klasemen fase liga Liga Champions.

Kemenangan menjadi harga mati saat Blaugrana bertandang ke markas Slavia Praha pada Rabu (21/1/2026) dini hari. Tambahan tiga poin dari laga ini akan memuluskan langkah mereka mencapai target 16 poin.

Angka tersebut dinilai cukup untuk membawa tim lolos otomatis ke babak 16 besar tanpa harus melalui fase play-off. Flick menegaskan bahwa potensi tim mudanya sangat besar untuk mencapai ambisi tersebut.

Juru taktik asal Jerman itu optimistis skuadnya bisa terus meningkatkan level permainan di setiap pertandingan. Ia meminta anak asuhnya fokus penuh pada laga melawan Slavia.

“Kami ingin mencapai 16 poin. Kami memiliki potensi dan kami melihat setiap pertandingan untuk ditingkatkan,” tegas Hansi Flick dalam konferensi pers, Selasa (20/1/2026).

Waspadai Kebugaran Lawan

Misi membawa pulang poin penuh diprediksi tidak akan berjalan mudah bagi Lamine Yamal dan kawan-kawan. Tuan rumah memiliki keuntungan fisik karena sedang menjalani libur musim dingin dan tidak bertanding sejak pertengahan Desember.

Flick telah mempelajari gaya main lawan yang dinilainya sangat disiplin dalam bertahan. Ia memprediksi Slavia akan bermain agresif dan memberikan tekanan tinggi di area pertahanan Barcelona.

Kewaspadaan terhadap serangan balik cepat menjadi catatan khusus bagi lini belakang Barcelona. Kesalahan kecil dalam penguasaan bola bisa berakibat fatal.

“Mereka suka menyerang dan menekan serta berbahaya saat istirahat (serangan balik). Ini akan menjadi pertandingan yang sulit dan kami harus menampilkan performa Liga Champions,” ujar Flick.

Evaluasi Ketajaman Tim

Selain menganalisis kekuatan lawan, Flick juga menyoroti kinerja internal anak asuhnya. Hasil kurang memuaskan kontra Real Sociedad menjadi bahan evaluasi serius.

Flick menuntut perbaikan efektivitas di depan gawang lawan. Ia tidak ingin dominasi penguasaan bola menjadi sia-sia karena buruknya penyelesaian akhir.

Pelatih berkebangsaan Jerman itu menekankan bahwa trofi Eropa tetap menjadi mimpi utama klub. Ia memastikan para pemainnya dalam kondisi sangat lapar untuk meraih kemenangan di Praha.

“Semua orang ingin memenangkan trofi dan Liga Champions adalah salah satunya. Ini adalah tujuan dan kami lapar serta siap untuk besok,” pungkasnya.

Bagikan:

Baca Juga