BENUANTA – Chelsea berhasil mencuri satu poin berharga dari kandang Manchester City di Stadion Etihad. Pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 1-1 pada Minggu (4/1/26) ini menjadi pembuktian karakter skuad The Blues.
Tim asal London itu datang dengan kondisi internal yang terguncang setelah kepergian manajer Enzo Maresca. Banyak pihak memprediksi mereka tidak akan mampu berbuat banyak melawan sang juara bertahan.
Namun pelatih kepala tim U-21 Calum McFarlane yang mengambil alih tanggung jawab justru melihat hal sebaliknya. Ia memuji respon luar biasa para pemain yang tetap bersatu baik di sesi latihan maupun saat pertandingan berlangsung.
Kekuatan Mental Pemain

Sosok senior seperti Reece James dan Enzo Fernandez dinilai sukses merangkul rekan-rekannya di tengah situasi sulit. McFarlane menyebut mentalitas kelompok ini sangat teruji saat publik meragukan peluang mereka untuk sekadar meraih poin.
Pelatih sementara itu menekankan bahwa perubahan besar yang terjadi belakangan ini justru memperlihatkan jati diri tim yang sesungguhnya.
“Karakter yang mereka tunjukkan dalam beberapa hari terakhir sangat luar biasa,” kata McFarlane.
Solidaritas tim juga terlihat dari kehadiran para pemain yang sedang cedera atau terkena skorsing di stadion. Nama-nama seperti Levi Colwill turut hadir di ruang ganti untuk memberikan dukungan moral bagi rekan-rekannya yang bertanding.
Absennya Dua Pilar Utama
Perjuangan Chelsea semakin berat karena mereka kehilangan dua pemain kunci di detik-detik akhir jelang laga. Robert Sanchez harus menepi karena cedera yang dirasakannya kambuh saat sesi latihan terakhir.
Sementara itu Wesley Fofana juga gagal tampil karena mendadak menderita demam tinggi pada siang hari sebelum pertandingan. Meski diterpa berbagai masalah mulai dari badai cedera hingga transisi pelatih, The Blues membuktikan mereka bisa bangkit saat dalam posisi terjepit.
“Grup ini telah menunjukkan ketika punggung mereka terbentur dinding, mereka memiliki bakat dan karakter untuk sukses,” ujar McFarlane menutup.



