BENUANTA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Utara menyiapkan langkah strategis untuk memperluas akses literasi bagi masyarakat luas. Upaya ini dilakukan dengan merangkul sektor swasta melalui program kolaborasi yang menyasar pembangunan infrastruktur baca.
Instansi tersebut menyadari bahwa peningkatan minat baca tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah daerah semata. Oleh karena itu dukungan dunia usaha melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi sangat krusial untuk mempercepat ketersediaan sarana perpustakaan pada Jumat (13/2/26).
Kepala DPK Kaltara, Ilham Zain, menjelaskan bahwa pihaknya akan segera mengundang perwakilan perusahaan untuk mendiskusikan rencana besar tersebut. Fokus utama dari kerja sama ini adalah penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan literasi serta edukasi bagi publik.
Diskusi ini bertujuan agar perusahaan dapat memberikan kontribusi nyata dalam memfasilitasi kebutuhan masyarakat terhadap sumber informasi dan ilmu pengetahuan. Ia berharap sinergi ini melahirkan program-program edukatif yang berdampak jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di Bumi Benuanta.
Penataan Lingkungan Kantor Perpustakaan
Selain fokus pada kolaborasi eksternal, DPK Kaltara juga tengah melakukan pembenahan internal di lingkungan kantornya. Penataan estetika menjadi perhatian utama agar pengunjung merasa nyaman saat beraktivitas di ruang perpustakaan.
Program penghijauan akan dilakukan dengan menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di area terbuka sekitar kantor. Jenis tanaman seperti kunyit hingga lidah buaya dipilih untuk memberikan manfaat kesehatan sekaligus mempercantik pemandangan.
Langkah ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara dan menciptakan suasana yang lebih segar bagi para pembaca. Upaya penataan ini merupakan bagian dari komitmen instansi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kalimantan Utara.
“Kami akan duduk bersama dengan perusahaan dalam waktu dekat untuk menyinergikan program-program literasi ke depan,” ungkap Ilham Zain.



