BENUANTA – Barcelona berhasil meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Levante setelah sempat tertinggal dua gol di babak pertama. Namun, sorotan utama laga ini bukan hanya soal comeback, melainkan keputusan krusial sang pelatih di ruang ganti yang menjadi titik balik permainan.
Keputusan untuk menarik keluar debutan Marcus Rashford saat jeda babak pertama terbukti menjadi kunci yang membuka jalan bagi kebangkitan sang juara bertahan La Liga dalam laga yang berlangsung pada Sabtu (23/8/2025).
Babak Pertama yang Buntu dan Tanpa Arah
Sejak peluit awal dibunyikan, permainan Barcelona tampak di bawah standar. Serangan yang dibangun terlihat monoton dan mudah dipatahkan oleh pertahanan Levante.
Marcus Rashford, yang melakoni debut penuhnya sebagai starter, ditempatkan di sisi kiri serangan. Sayangnya, pemain pinjaman dari Manchester United itu gagal memberi dampak signifikan dan kesulitan menembus pertahanan lawan selama 45 menit di lapangan.
Situasi bertambah buruk ketika Ivan Romero berhasil mencetak gol untuk Levante pada menit ke-15.
Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Barcelona justru kembali kebobolan di penghujung babak pertama melalui tendangan penalti Jose Luis Morales, setelah VAR mengonfirmasi adanya handball dari Alejandro Balde.
Keputusan Krusial di Ruang Ganti
Tertinggal 0-2, sang pelatih membuat perubahan radikal saat jeda. Dua pemain ditarik keluar, yaitu Marcus Rashford dan Marc Casado.
Sebagai gantinya, Dani Olmo dan Gavi dimasukkan untuk mengubah dinamika permainan. Keputusan ini mengirim sinyal jelas bahwa tim membutuhkan energi, kreativitas, dan intensitas yang lebih tinggi di babak kedua.
Gelombang Serangan Babak Kedua
Perubahan taktik tersebut langsung membuahkan hasil instan. Permainan Barcelona menjadi lebih hidup dan cair.
Hanya dalam delapan menit babak kedua berjalan, Blaugrana berhasil menyamakan kedudukan. Gol pertama dicetak melalui tendangan spektakuler Pedri dari jarak 25 yard yang menghujam sudut atas gawang.
Tak lama kemudian, Ferran Torres menyamakan skor menjadi 2-2 lewat sebuah tendangan voli yang terukur, memanfaatkan momentum serangan balik timnya.
Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya dipastikan pada menit pertama masa tambahan waktu. Umpan silang tajam dari Lamine Yamal salah diantisipasi oleh bek Levante, Unai Elgezabal, yang justru menyundul bola ke gawangnya sendiri.
Sebagai catatan unik, dalam pertandingan ini Barcelona terpaksa mengenakan seragam tandang musim lalu karena aturan La Liga menganggap tiga seragam mereka musim ini tidak memiliki kontras yang cukup dengan seragam kandang Levante.



