BENUANTA – Nama Raphael Dias Belloli atau yang akrab disapa Raphinha menjadi pusat perhatian dalam final Piala Super Spanyol. Pemain asal Brasil ini tampil begitu dominan dalam laga yang berlangsung di Jeddah Arab Saudi.
Dalam pertandingan yang berjalan dengan tempo tinggi itu Raphinha menjadi pembeda utama. FC Barcelona sukses mengalahkan Real Madrid dan mengangkat trofi untuk ke-16 kalinya pada Senin (12/1/26).
Pemain sayap ini kembali membuktikan peran krusialnya bagi skuad asuhan Hansi Flick. Mengenakan nomor punggung 11 ia menyumbangkan dua gol dan memastikan kemenangan dramatis 3-2.
Trofi ini menjadi gelar pertama yang dipersembahkan Barcelona pada musim ini. Sekaligus menegaskan dominasi mereka sebagai juara bertahan di kompetisi tersebut.
Aksi Menawan
Gol kedua Raphinha yang tercipta pada menit ke-73 menjadi penentu kemenangan tim. Ia menyelesaikan peluang dengan sangat dingin untuk mengunci skor bagi Blaugrana.
Sebelumnya Raphinha membuka keunggulan lewat gol ciri khasnya. Ia melakukan tusukan tajam ke dalam menggunakan kaki kiri sebelum melepaskan tembakan akurat yang menaklukkan Thibaut Courtois.
Performa apik ini tidak hanya terjadi di partai puncak. Raphinha juga dinobatkan sebagai pemain terbaik atau MVP dalam laga semifinal melawan Athletic Club sebelumnya.
Sejajar Legenda Klub
Saat semifinal ia juga mencetak dua gol indah salah satunya lewat tembakan keras ke pojok atas gawang. Total empat gol yang ia cetak selama turnamen di Arab Saudi menjadikannya pahlawan tak terbantahkan.
Kini koleksi golnya di ajang Piala Super Spanyol telah mencapai enam gol. Catatan ini menempatkannya di posisi ketiga daftar pencetak gol terbanyak kompetisi sepanjang masa.
Raphinha kini berdiri sejajar dengan legenda klub seperti Hristo Stoichkov dan Txiki Begiristain serta rekannya Robert Lewandowski. Ia meninggalkan Arab Saudi sebagai pahlawan utama keberhasilan Barcelona.



