BENUANTA – Chelsea harus menelan kekalahan menyakitkan 1-3 saat menjamu Brighton & Hove Albion di Stamford Bridge, Sabtu (27/9/2025). Kemenangan yang sudah di depan mata sirna seketika setelah bek Trevoh Chalobah diusir wasit pada awal babak kedua.
Padahal, The Blues tampil dominan di babak pertama dan terlihat nyaman untuk mengamankan tiga poin. Mereka berhasil unggul lebih dulu melalui gol sundulan dari Enzo Fernandez yang memanfaatkan umpan silang Reece James.
Namun, semua keunggulan itu seakan tak berarti setelah momen krusial di babak kedua.
Petaka di Menit ke-53
Titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-53. Berawal dari kesalahan Andrey Santos yang kehilangan bola, Trevoh Chalobah terpaksa melakukan pelanggaran terhadap Georginio Rutter.
Setelah melalui pemeriksaan VAR yang cukup lama, wasit memutuskan untuk memberikan kartu merah langsung kepada Chalobah. Insiden ini sontak mengubah total jalannya pertandingan.
“Kartu merah itu jelas mengubah segalanya. Kami kehilangan kontrol permainan dan menjadi sangat sulit untuk bertahan melawan tim yang bagus dengan sepuluh pemain,” ujar manajer Chelsea, Enzo Maresca, usai laga.
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Brighton berhasil mengambil alih kendali dan membalikkan keadaan. Dua gol dari pemain pengganti Danny Welbeck dan satu gol dari Maxim de Cuyper di masa injury time memastikan kemenangan dramatis bagi tim tamu.
“Kami unggul dan memegang kendali penuh di babak pertama. Sangat mengecewakan harus kehilangan poin dengan cara seperti ini karena satu insiden,” sesalnya.



