BENUANTA – Crystal Palace harus menghadapi tantangan berat saat melakoni laga tandang melawan Nottingham Forest di City Ground. Pelatih Oliver Glasner mengonfirmasi bahwa penyerang andalannya, Jean-Philippe Mateta, dipastikan absen dalam pertandingan yang berlangsung Minggu (1/2/26).
Keputusan memarkir Mateta diambil Glasner karena sang pemain merasa tidak dalam kondisi mental yang tepat untuk bertanding. Glasner menegaskan bahwa absennya sang striker murni karena alasan personal pemain dan tidak berkaitan dengan rumor transfer yang sedang beredar.
Pelatih asal Austria tersebut memilih untuk melindungi integritas tim dengan tidak memaksakan pemain yang merasa belum siap beraksi. Eksperimen taktik baru diprediksi akan diterapkan oleh Glasner demi mengakhiri tren negatif 11 pertandingan tanpa kemenangan.
JP tidak akan masuk dalam skuad pertandingan, tetapi ini tidak ada hubungannya dengan transfer saat ini, kata Glasner.
Badai Cedera dan Skuad Pincang

Kondisi Crystal Palace semakin sulit karena mereka tidak akan diperkuat oleh beberapa pilar penting lainnya di lini tengah. Adam Wharton dipastikan absen karena hukuman skorsing, sementara Daichi Kamada masih harus menunggu hasil pemindaian medis lebih lanjut.
Justin Devenny juga menambah daftar panjang cedera setelah mengalami robek ligamen pergelangan kaki saat menjalani sesi latihan penyelesaian akhir. Namun Palace sedikit bernapas lega dengan kembalinya Nathaniel Clyne yang sudah dinyatakan fit untuk masuk ke dalam skuad.
Glasner mengakui bahwa timnya kekurangan opsi pemain kunci, tetapi dia menjanjikan semangat juang tinggi dari kelompok pemain yang tersisa. Dia berencana memasang sistem permainan yang berbeda tanpa keberadaan striker jangkung di lini depan.
Kami kekurangan pemain, tetapi sekali lagi, akan ada kelompok yang sangat tangguh dan sangat gigih di Forest, tambah dia.
Strategi Tanpa Striker Murni

Tanpa kehadiran Mateta, Glasner memiliki beberapa opsi darurat seperti mendorong Ismaïla Sarr atau Christantus Uche lebih ke depan. Eksperimen ini menjadi satu-satunya jalan bagi The Eagles untuk mencoba menembus pertahanan fisik Forest yang dihuni Murillo dan Milenkovic.
Glasner menyadari bahwa Premier League adalah kompetisi yang kejam bagi tim yang tidak mampu tampil di level terbaik mereka. Dia meminta anak asuhnya untuk melupakan segala kebisingan bursa transfer dan fokus sepenuhnya pada strategi permainan di lapangan.
Nottingham Forest di bawah arahan Sean Dyche dinilai memiliki struktur permainan yang sangat jelas dengan formasi 4-2-3-1 yang solid. Glasner mewaspadai kecepatan pemain sayap lawan serta fisik para pemain tengah Forest yang bisa merepotkan barisan pertahanan Palace.
Kami akan menemukan solusi terbaik untuk kami dan seperti yang saya sebutkan, saya berjanji kami akan melakukan yang terbaik, pungkas Glasner.



