BENUANTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mempersiapkan langkah strategis dalam menjaga kesinambungan pembangunan setelah era sumber daya alam (SDA). Bupati Kukar Edi Damansyah, bersama rombongan, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Kunjungan ini bertujuan mempelajari penerapan Dana Abadi Daerah (DAD) yang telah berhasil dikelola Bojonegoro.
Dalam rombongan tersebut hadir pula Plt Ketua DPRD Kukar Junadi, Kepala Bapenda Bahari Joko Susilo, dan Kepala BPKAD Sukotjo. Mereka mendalami mekanisme pengelolaan dana abadi yang diarahkan pada sektor pendidikan.
Menurut Edi, prioritas pada pendidikan menjadi mutlak karena Kukar perlu menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul.
“Kami ingin memahami secara detail bagaimana skema dana abadi ini bisa menopang pendidikan secara berkelanjutan,” jelas Edi.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang menerima kunjungan tersebut menjelaskan bahwa daerahnya menghadapi persoalan serupa. Oleh sebab itu, DAD dirancang untuk memastikan pendanaan jangka panjang.
“Tidak mungkin selamanya mengandalkan SDA. Dengan dana abadi, kami ingin memastikan generasi mendatang tetap mendapat akses pendidikan yang memadai,” terangnya.
Melalui kunjungan ini, Pemkab Kukar menargetkan terbentuknya skema serupa yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Edi menambahkan, pihaknya akan menjalin koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan untuk memperkuat dasar hukum.
Ia menegaskan, kebijakan pembangunan Kukar kini diarahkan pada visi jangka panjang, tidak semata pada hasil instan, melainkan pada investasi berkelanjutan yang menyiapkan generasi masa depan. (Mam/Adv/DiskominfoKukar)




