BENUANTA – Timnas Indonesia mengusung misi besar saat menjamu Oman pada laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) malam ini. Pertandingan yang dijadwalkan bergulir pada pukul 20.00 WIB tersebut menjadi momentum krusial bagi Skuad Garuda untuk mengakhiri mimpi buruk yang telah membayangi selama hampir empat dekade.
Dalam sejarah rekor pertemuan, Indonesia dan Oman telah berhadapan sebanyak enam kali. Skuad Garuda tercatat hanya mampu meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan menelan tiga kekalahan. Ironisnya, kemenangan terakhir Indonesia terjadi pada ajang Piala Raja bulan Januari 1988 atau 38 tahun silam dengan skor meyakinkan tiga gol tanpa balas.
Setelah masa kejayaan era 80-an tersebut, dominasi beralih ke tangan kubu lawan. Pada pertemuan terakhir di laga uji coba internasional tahun 2021 silam, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Oman dengan skor telak satu berbanding tiga.
Tantangan Pembuktian Skuad Garuda

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyadari betul beban sejarah yang harus dipikul anak asuhnya. Juru taktik tersebut memandang rekor buruk ini bukan sebagai sebuah tekanan, melainkan motivasi ekstra untuk mencetak sejarah baru di hadapan puluhan ribu pendukung setia.
“Seperti biasa, kami berharap para suporter bisa memenuhi GBK memberikan dukungan penuh kepada tim ini. Kami belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun terakhir, dan itulah tantangan kami,” tegas Herdman pada sesi jumpa pers.
Kehadiran deretan pemain keturunan yang telah meningkatkan kedalaman skuad secara signifikan diharapkan mampu menjadi pembeda di atas lapangan. Laga ini sekaligus menjadi ujian kelayakan bagi Timnas Indonesia sebelum bertarung menghadapi kekuatan Timur Tengah lainnya pada fase grup Piala Asia 2027 mendatang.
Ambisi Lawan Perpanjang Kutukan
Di kubu seberang, tim tamu datang ke Jakarta dengan ambisi yang tidak kalah besar. Pelatih baru Oman Tariq Sektioui yang akan menjalani laga debutnya menegaskan tekad kuat pasukannya untuk terus mempertahankan dominasi dan memperpanjang rekor tak terkalahkan atas tuan rumah.
“Tentu saja, sudah sangat lama Indonesia tidak bisa menang melawan Oman, dan dari sisi kami, kami akan mencoba untuk memperpanjang periode tersebut,” ungkap Sektioui merespons tantangan Herdman.
Pertarungan malam ini diprediksi berjalan sangat sengit mengingat kedua kesebelasan sama-sama mengusung misi pelampiasan. Baik Indonesia maupun Oman tengah mencari momentum kebangkitan setelah langkah keduanya terhenti secara menyakitkan pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada bulan Oktober tahun lalu.



