BENUANTA – Kebersamaan Pangeran Biru dan Layvin Kurzawa akhirnya resmi berakhir setelah paruh kedua kompetisi musim bergulir usai. Perjalanan singkat bek asal Prancis tersebut sukses menorehkan tinta emas dengan keberhasilan tim merengkuh trofi juara tingkat domestik.
Pemain yang didatangkan pada putaran kedua tersebut membawa segudang pengalaman serta mentalitas level dunia. Kualitas teknisnya terbukti memperkokoh barisan pertahanan sekaligus membantu menjaga ritme positif tim menuju tangga juara.
Wakil Kepala Eksekutif PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme sang pemain. Ia menilai mantan penggawa klub Eropa tersebut datang tepat waktu untuk melengkapi kepingan taktik pelatih.
“Meski kebersamaan ini hanya berlangsung selama setengah musim, Layvin datang pada momen penting dan ikut menjadi bagian dari perjalanan yang berakhir dengan luar biasa,” ujar Adhitia pada Kamis (4/6/26).
Rekam Jejak Krusial
Karier pemain bertahan ini bermula saat skuad kebanggaan warga Jawa Barat melawat ke markas Ratchaburi FC pertengahan Februari lalu. Laga babak enam belas besar kompetisi level benua itu menjadi panggung perdana baginya.
Total sembilan pertandingan resmi telah ia jalani bersama rekan setimnya dengan rincian tujuh laga domestik dan dua laga antarklub Asia. Kontribusi paling mencolok terjadi saat ia melepaskan umpan matang berujung gol kemenangan kala bersua Bhayangkara FC akhir April lalu.
Keharmonisan sang pemain dengan barisan pendukung setia turut mempermanis kisah singkatnya di kota kembang. Puncak euforia tergambar jelas saat perayaan gelar juara di penghujung bulan Mei yang menandai dominasi beruntun bagi klub.
Seluruh elemen manajemen menaruh respek tinggi atas segala sumbangsih pemain tersebut baik di dalam maupun di luar arena pertandingan. Doa terbaik pun mengalir mengiringi langkah perpisahan sang pemain menuju petualangan barunya.
“Semoga sukses selalu menyertai perjalanan dan kehidupan pribadinya di masa mendatang,” tutupnya.



