Ditempel Ketat Borneo FC Bojan Hodak Tuntut Pemain Persib Tetap Fokus

Hasyimy

BENUANTA – Kegagalan meraih poin penuh saat bertandang ke markas Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 membuat posisi Persib Bandung di puncak klasemen mulai tidak aman. Hasil imbang 2-2 di Stadion Internasional Banten, Senin (20/4/2026) kemarin, membuat jarak poin dengan pesaing terdekat mereka semakin menipis.

Kondisi ini memantik respons tegas dari pelatih kepala Persib, Bojan Hodak. Juru taktik asal Kroasia tersebut meminta seluruh anak asuhnya untuk tidak panik dan tetap menjaga fokus penuh dalam mengarungi sisa pertandingan musim ini.

Ancaman Nyata dari Peringkat Kedua

Hingga pekan ke-28, tim berjuluk Pangeran Biru ini memang masih nyaman bertengger di posisi puncak klasemen sementara dengan torehan 65 poin. Namun, hasil imbang kontra Dewa United membuat mereka kini hanya memiliki keunggulan tipis dua angka dari Borneo FC yang menempel ketat di peringkat kedua.

Menyadari ancaman nyata dari tim asal Samarinda tersebut, Bojan Hodak menginstruksikan para pemainnya untuk segera melupakan hasil alot di Serang dan kembali mengevaluasi diri.

“Pada akhirnya, kami harus tenang dan fokus terhadap permainan yang kami miliki,” tegas pelatih berusia 54 tahun tersebut.

Bagi Hodak, ketenangan mental adalah kunci utama agar Persib tidak tergelincir di fase-fase krusial penentuan gelar juara musim ini.

Momentum Kebangkitan di GBLA

Tidak ingin berlarut dalam kekecewaan, skuad Maung Bandung langsung mengalihkan fokus mereka untuk laga selanjutnya. Ujian berat sudah menanti di depan mata, yakni melakoni laga kandang menghadapi Arema FC pada hari Jumat, 24 April 2026 mendatang.

Pertandingan akbar ini akan digelar di markas kebesaran mereka, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Bojan Hodak sangat berharap laga krusial ini mendapat atensi penuh dari para Bobotoh untuk membirukan stadion.

Bagi sang pelatih, dukungan masif dari puluhan ribu suporter di tribun adalah senjata rahasia yang selalu berhasil memberikan tenaga ekstra bagi anak asuhnya sekaligus menciptakan teror mental bagi tim tamu.

“Di stadion kami, terutama jika terisi penuh, menjadi hal yang tidak mudah bagi lawan untuk bermain. Jadi, di sana jugalah kami akan mendapat tenaga tambahan,” pungkasnya dengan nada optimistis.

Bagikan:

Baca Juga