BENUANTA – Penyerang andalan Barcelona Robert Lewandowski akhirnya memberikan klarifikasi terkait rumor kontroversial yang sempat beredar luas. Isu tersebut menyebutkan bahwa ia pernah diminta untuk menahan produktivitas golnya demi menyelamatkan keuangan klub.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa setiap gol tertentu yang dicetak Lewandowski akan mengaktifkan klausul bonus yang wajib dibayarkan Barcelona ke klub lamanya, Bayern Munchen. Situasi ini terjadi saat kondisi finansial Blaugrana sedang tidak stabil.
Lewandowski memilih untuk tidak membuka seluruh detail pembicaraan internal tersebut demi menjaga etika. Namun, ia secara tersirat membenarkan bahwa situasi keuangan klub saat itu memang sangat memengaruhi banyak keputusan.
“Ada beberapa hal yang tidak ingin saya bicarakan. Saya menghormati FC Barcelona dan semua orang yang bekerja di sana,” ujar Lewandowski, Sabtu (27/12/2025).
Pemain asal Polandia itu mengaku sangat sadar dengan kondisi sulit yang dialami manajemen saat itu. Ia memahami bahwa ada banyak masalah finansial yang harus diselesaikan demi kebaikan klub dalam jangka panjang.
“Saya sadar akan situasi klub. Banyak hal yang harus diselesaikan demi kebaikan klub,” tambahnya.
Dilema di Lapangan
Lewandowski menjelaskan bahwa pokok permasalahannya memang terletak pada klausul bonus. Bagi klub sebesar Barcelona yang saat itu sedang krisis, pengeluaran tambahan untuk bonus tersebut bukanlah angka yang kecil.
“Singkatnya, itu adalah bonus. Saat itu, Barca sedang memperhatikan setiap euro. Itu bukan hal yang kecil,” jelasnya.
Meski secara pribadi ia tidak keberatan dengan situasi tersebut, Lewandowski mengakui hal itu sempat mengganggu pikirannya di lapangan. Ia sempat mengalami dilema batin antara nalurinya sebagai penyerang dan kepeduliannya terhadap beban keuangan klub.
“Bagi saya itu tidak mengubah apa pun, saya tidak punya masalah dengan itu, tapi saya terus bertanya-tanya apakah saya harus mencetak gol atau tidak,” pungkasnya.



