BENUANTA – Suasana libur pergantian tahun sama sekali tidak berlaku bagi skuad PSIM Jogja. Para penggawa Laskar Mataram tetap menggelar sesi latihan intensif di awal tahun 2026 ini.
Keputusan tegas tersebut diambil manajemen mengingat jadwal kompetisi domestik sedang sangat padat. Tim kebanggaan warga Yogyakarta ini harus bersiap menjamu Semen Padang FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/26.
Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul pada Minggu (4/1/26). Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna menjelaskan alasan mendasar di balik kebijakan tanpa libur ini.
“Memang jadwal liga saat ini cukup ketat. Kami akan melakoni pertandingan melawan Semen Padang pada tanggal 4 Januari,” ujarnya.
Situasi ini menuntut fokus ekstra karena masa pemulihan fisik pemain tergolong singkat. Jeda antara laga terakhir melawan PSBS Biak dengan pertandingan selanjutnya hanya berjarak kurang dari sepekan.
Razzi menyebut kondisi ini sebagai risiko yang harus dihadapi dalam kompetisi. Ia berharap kerja keras tim bisa membuahkan hasil positif di laga kandang nanti.
“Masa pemulihan singkat adalah konsekuensi dari jadwal kompetisi. Kami berharap laga melawan Semen Padang nanti bisa menjadi titik balik bagi tim,” ungkap Razzi.
Seluruh elemen tim dipastikan memiliki satu tujuan sama untuk meraih kemenangan. Latihan di hari libur menjadi bukti keseriusan manajemen dalam membenahi performa tim.
“Walaupun sedang libur tahun baru kami tetap berlatih. Kami ingin mempersiapkan diri semaksimal mungkin,” tuturnya.
Waspada Kejutan Lawan
Kewaspadaan terhadap kekuatan lawan tetap menjadi prioritas utama Laskar Mataram. Razzi enggan menganggap enteng kekuatan tim Semen Padang meski PSIM lebih unggul secara peringkat.
Ia menilai lawan memiliki potensi menyulitkan jika berkaca pada pertemuan sebelumnya. Hal ini menjadi catatan evaluasi bagi tim pelatih untuk tidak lengah.
“Secara klasemen memang PSIM lebih baik, tapi kemarin kita juga sempat kesulitan melawan mereka,” jelasnya.
Menurut Razzi setiap tim di kompetisi musim ini memiliki potensi memberikan kejutan di setiap pertandingan. Persiapan matang menjadi kunci mutlak untuk mengamankan poin penuh.
“Semen Padang adalah tim baik dan bisa menjadi ancaman serius. Tidak ada persiapan khusus karena kami mempersiapkan tim sama seperti pertandingan lainnya,” tutup Razzi.



