BENUANTA – Gangguan pada jaringan infrastruktur internet global, Cloudflare, memberikan dampak luas ke berbagai layanan digital. Salah satu “korban” terbesarnya adalah platform desain grafis populer, Canva, yang dilaporkan tumbang dan tidak bisa diakses oleh pengguna pada Selasa (18/11/2025) malam.
Berdasarkan pantauan di laman status resminya, canvastatus.com, pihak Canva mengonfirmasi bahwa masalah ini bukan berasal dari sistem internal mereka, melainkan dampak dari gangguan pada penyedia layanan Content Delivery Network (CDN) mereka, yaitu Cloudflare.
Masalah mulai teridentifikasi sekitar pukul 20.04 WITA (23.04 AEDT). Saat itu, Canva melaporkan bahwa “Pengguna mungkin tidak dapat memuat Canva”.
Konfirmasi Penyebab
Sekitar setengah jam kemudian, atau pukul 20.30 WITA, Canva memberikan pembaruan status yang secara spesifik menunjuk Cloudflare sebagai akar masalahnya.
“Penyedia CDN kami, Cloudflare, sedang mengalami masalah yang mengakibatkan Canva tidak dapat dimuat bagi sebagian pengguna,” tulis pernyataan resmi di laman status tersebut.
Tim teknis Canva menyatakan terus bekerja sama dengan pihak Cloudflare untuk memperbaiki masalah ini secepat mungkin. Hingga pembaruan terakhir pada pukul 21.39 WITA, perbaikan masih terus dilakukan dan layanan belum sepenuhnya pulih.
Bagi para desainer, konten kreator, dan pengguna bisnis yang mengandalkan Canva, gangguan ini tentu menghambat produktivitas malam ini. Namun, mengingat ini adalah isu global pada infrastruktur Cloudflare, pemulihan layanan sangat bergantung pada penyelesaian masalah di sisi penyedia jaringan tersebut.



