BENUANTA – Manajer Wolverhampton Wanderers Rob Edwards melihat sisi cerah dari hasil imbang tanpa gol kontra Newcastle United. Satu poin di Molineux dinilai sebagai bukti nyata perbaikan sektor pertahanan timnya, Senin (19/1/2026).
Edwards meyakini soliditas lini belakang menjadi kunci utama kebangkitan Wolves belakangan ini. Catatan nirbobol atau clean sheet dalam dua laga kandang beruntun menjadi indikator positif bagi skuad berjuluk Old Gold.
Sang pelatih menilai kemampuan timnya menjaga gawang tetap perawan adalah modal krusial untuk mengarungi sisa musim. Hal ini memberikan jaminan kompetitif dalam setiap pertandingan yang mereka jalani.
Pondasi pertahanan yang kuat ini diharapkan dapat menyelamatkan Wolves dari ancaman degradasi. Edwards menegaskan bahwa timnya kini jauh lebih sulit ditembus dibanding paruh pertama musim.
“Jika kami bisa menjaganya tetap nol, kami tahu kami akan berada dalam permainan. Itu memberi kami dasar yang sangat bagus,” kata Rob Edwards.
Perubahan ini diakui Edwards tidak terjadi dalam sekejap mata. Ia menyadari butuh waktu untuk memperbaiki mentalitas dan struktur tim yang sempat berantakan.
Para pemain kini menunjukkan komitmen tinggi untuk melakukan pekerjaan kotor di lapangan. Mereka rela memblok bola dan berduel fisik demi mengamankan poin.
Membangun Momentum Jangka Panjang
Misi Edwards tidak hanya sekadar bertahan di Premier League musim ini. Ia ingin membangun momentum positif yang bisa dibawa hingga musim kompetisi mendatang.
Pemulihan hubungan dengan suporter juga menjadi agenda utama sang pelatih. Semangat juang yang ditunjukkan pemain di lapangan mulai mendapat apresiasi hangat dari publik Molineux.
Tantangan berat sudah menanti di depan mata dengan jadwal tandang ke markas juara bertahan. Namun Edwards merasa timnya kini memiliki kepercayaan diri lebih untuk menghadapi siapapun.
“Kami ingin mencoba dan melanjutkan karena tidak menjadi lebih mudah dengan tandang ke Manchester City. Tapi ini adalah pertandingan yang kami ingin terlibat di dalamnya,” pungkasnya.



