Daftar Negara Pemilik Cadangan Minyak Terbesar Dunia dan Posisi Indonesia

Muflihah

BENUANTA Indonesia saat ini menempati peringkat ke 29 dalam daftar pemilik cadangan minyak bumi terbesar di dunia dengan total simpanan mencapai 2 miliar barel. Posisi ini menempatkan Indonesia berada di bawah beberapa negara tetangga di Asia Tenggara seperti Vietnam yang memiliki 4 miliar barel dan Malaysia dengan 3 miliar barel.

Data terbaru dari OPEC melalui Visual Capitalist yang dirilis pada akhir 2024 menunjukkan bahwa kekuatan energi dunia masih didominasi oleh negara-negara di kawasan Amerika Latin dan Timur Tengah. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi ketahanan energi nasional di bawah kepemimpinan Menteri ESDM Arifin Tasrif, Rabu (4/3/26).

Dominasi Global dan Posisi Asia Tenggara

Venezuela masih kokoh di urutan pertama sebagai pemilik cadangan minyak mentah terbesar di dunia dengan angka mencapai 303 miliar barel. Posisi kedua ditempati oleh Arab Saudi yang memiliki cadangan sebesar 267 miliar barel, disusul oleh Iran dengan 209 miliar barel di posisi ketiga.

Peringkat Indonesia yang berada di posisi 29 setara dengan pencapaian beberapa negara lain seperti Kolombia, Gabon, Kongo, Australia, serta Inggris. Semuanya tercatat memiliki cadangan minyak di angka 2 miliar barel.

Daftar Lengkap dan Urutan Global

Amerika Serikat yang dikenal sebagai produsen besar ternyata hanya menempati urutan ke 10 dengan cadangan 45 miliar barel. Sementara itu Rusia berada sedikit di atasnya pada peringkat ke 8 dengan total cadangan mencapai 80 miliar barel.

Di kawasan Asia, China memimpin dengan 28 miliar barel, diikuti oleh India dan Oman yang masing-masing mengantongi 5 miliar barel. Angka-angka ini menunjukkan ketimpangan distribusi sumber daya energi fosil yang sangat kontras di berbagai belahan dunia.

Arifin Tasrif menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kegiatan eksplorasi untuk menemukan cadangan baru di tanah air. Upaya ini dilakukan guna menjaga stabilitas pasokan energi di tengah konsumsi domestik yang terus meningkat setiap tahunnya.

“Kita harus mengoptimalkan potensi yang ada termasuk dari sumur-sumur tua,” ujar Arifin Tasrif.

Bagikan:

Baca Juga