Lawan Balik ADOR, Bunnies Bombardir Pemerintah Korsel Demi Danielle

Muflihah

BENUANTA – Gelombang protes melanda kantor Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan. Ratusan faks dari penggemar NewJeans atau Bunnies terus berdatangan tanpa henti sejak pagi, Rabu (31/12/2025).

Aksi masif ini merupakan respons keras terhadap langkah hukum agensi ADOR. Perusahaan tersebut diketahui mengajukan gugatan pemutusan kontrak sekaligus tuntutan ganti rugi kepada salah satu anggota grup, Danielle.

Penggemar menilai tindakan agensi itu sebagai bentuk intimidasi nyata. Mereka tidak terima idola mereka diperlakukan tidak adil hanya karena berani bersuara soal pelanggaran hak.

Tumpukan dokumen protes itu kini membanjiri meja kerja Menteri Choi Hwi Young di Kompleks Pemerintahan Sejong. Isinya seragam, yakni mendesak pemerintah segera turun tangan melindungi artis dari tindakan sewenang-wenang korporasi.

Desakan Intervensi Pemerintah

Dalam petisinya, Bunnies menyebut gugatan ADOR bertentangan dengan komitmen mereka sebelumnya di pengadilan. Gugatan bernilai fantastis itu dianggap sebagai upaya pembungkaman terhadap artis.

Fans khawatir langkah ini menjadi peringatan bagi anggota NewJeans lainnya. Mereka takut pola serupa akan digunakan untuk menekan member lain agar tunduk pada keinginan agensi.

Meski demikian, pihak kementerian mengaku berada dalam posisi sulit untuk mengintervensi. Konflik ini dianggap murni sengketa kontrak eksklusif antara pihak swasta yang berada di luar jangkauan langsung pemerintah.

Seorang pejabat kementerian menyebut kewenangan mereka sangat terbatas dalam kasus perdata seperti ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki landasan hukum kuat untuk membatalkan langkah hukum perusahaan.

Kami tidak bisa melarang mereka mengajukan gugatan, dan kalaupun kami memeriksanya, sepertinya tidak banyak yang bisa kami lakukan, ujar pejabat tersebut.

Bagikan:

Baca Juga