BENUANTA – Komisi IV DPRD Kaltim menyatakan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat. Program yang digagas Kementerian Sosial ini dinilai sebagai bukti kehadiran negara dalam memberantas kemiskinan ekstrem.
Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi IV Darlis Pattalongi dalam rapat kerja bersama Dinas Sosial Kaltim, di Hotel Novotel Balikpapan, Jumat (11/7/2025).
“Kami di DPRD tidak hanya memperkuat pemahaman terhadap program ini, tapi juga memberikan masukan agar implementasinya maksimal di Kaltim,” ujar Darlis.
Ia menjelaskan, program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem. Khususnya melalui akses pendidikan gratis dan berkualitas.
Darlis menyebut, berdasarkan data Dinas Sosial, terdapat sekitar 110 ribu anak usia sekolah di Kaltim yang masuk kategori miskin.
“Ini potensi besar sekaligus tantangan. Harus ada langkah afirmatif, bukan hanya menunggu,” tegas Darlis.
Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran Rp 46 juta per siswa per tahun. Anggaran ini mencakup seluruh kebutuhan siswa mulai dari makan, pakaian, buku, hingga seragam lengkap. Sementara pembangunan fisik sekolah ditaksir mencapai Rp 210 miliar per unit.
“Bayangkan jika kita punya 10 sekolah rakyat, total operasionalnya bisa mencapai Rp 46 miliar per tahun. Ini bukti nyata komitmen negara dalam memberantas kemiskinan lewat pendidikan,” pungkasnya. (Ftr/Adv/DPRD Kaltim)




