BENUANTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Timur mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Timur pada Kamis (7/5/26). Sejumlah wilayah diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang.
Berdasarkan data pantauan pukul 14.40 WITA, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan mulai terjadi pada pukul 14.52 WITA dan berpotensi terus berlangsung hingga pukul 17.00 WITA. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan.
Wilayah Terdampak Utama
Beberapa titik awal yang diprediksi terdampak meliputi Kabupaten Paser (Muara Komam, Long Kali), Kutai Kartanegara (Loa Janan, Anggana, Kota Bangun, Samboja, Muara Jawa, Sanga Sanga, Muara Wis), Berau (Segah, Gunung Tabur, Pulau Derawan, Biduk-Biduk, Batu Putih), dan Kutai Barat (Bongan).
Selain itu, wilayah Kutai Timur (Sangkulirang, Sandaran), Penajam Paser Utara (Penajam, Waru), Mahakam Ulu (Long Hubung, Laham), Balikpapan (Barat, Utara), hingga Samarinda (Palaran, Samarinda Utara) juga masuk dalam zona peringatan dini ini.
“Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 17.00 WITA,” tulis prakirawan BMKG Kalimantan Timur dalam rilis resminya.
Potensi Perluasan Wilayah
BMKG juga memberikan peringatan mengenai potensi perluasan cuaca ekstrem ke wilayah sekitarnya. Wilayah perluasan tersebut mencakup Batu Sopang dan Long Ikis di Paser, serta hampir seluruh kecamatan di Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara, termasuk wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan untuk berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang, banjir luapan, atau jalanan licin akibat hujan lebat dan angin kencang yang terjadi sore ini.



