BENUANTA – Sebuah laga akbar akan tersaji di pekan ketiga Liga Primer Inggris saat sang juara bertahan, Liverpool, menjamu rival terdekatnya musim lalu, Arsenal, di Anfield.
Ini adalah duel puncak di awal musim yang mempertemukan dua tim yang sama-sama mengawali kampanye 2025/2026 dengan rekor 100 persen kemenangan. Salah satu dari mereka dipastikan akan kehilangan catatan sempurna tersebut.
Pertandingan krusial ini akan digelar pada Minggu (31/8/2025), dengan waktu kick-off pukul 22.30 WIB.
Ujian Psikologis di Awal Musim
Laga ini lebih dari sekadar perebutan tiga poin, melainkan sebuah kesempatan untuk memberikan pukulan psikologis di awal musim. Bagi Arsenal, ini adalah laga pembuktian untuk menegaskan ambisi gelar mereka.
“Kami ingin menjadi tim seperti itu (juara) tahun ini. Kami perlu pergi ke Anfield dengan semangat dan keyakinan itu,” ujar manajer Arsenal, Mikel Arteta.
Sementara itu, manajer Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa timnya yang banyak dihuni pemain baru masih butuh waktu untuk menyatu sepenuhnya, yang bisa menjadi celah bagi The Gunners.
Adu Tren Positif dan Rekor Mentereng
Arsenal datang ke Anfield dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka tidak terkalahkan dalam 15 laga tandang terakhir di Liga Primer dan belum pernah kalah melawan tim “Big Six” dalam 22 pertandingan terakhir.
Namun, Liverpool juga punya catatan mengerikan di kandang. The Reds tidak terkalahkan dalam 18 laga liga terakhir di Anfield. Mereka juga sedang mengincar rekor klub baru dengan mencetak gol dalam 36 laga beruntun di kasta tertinggi.
Kondisi Tim, Badai Cedera Hantam Arsenal
Sayangnya, Arsenal harus datang ke Anfield dengan skuad yang tidak ideal. Dua pemain kunci, Kai Havertz dan Bukayo Saka, dipastikan absen karena cedera.
Kondisi kapten Martin Odegaard dan bek Ben White juga masih diragukan untuk bisa tampil.
Di kubu Liverpool, situasinya sedikit lebih baik. Alexis Mac Allister berpeluang kembali bermain setelah sempat absen, meskipun bek kanan baru Jeremie Frimpong dipastikan masih menepi.
Duel Taktik Kunci di Lapangan
Pertarungan strategi antara kedua manajer akan menjadi sorotan utama. Analis memprediksi Arsenal akan mencoba meredam permainan Liverpool agar tidak menjadi laga terbuka yang penuh jual beli serangan, di mana lini serang The Reds sangat berbahaya.
Kunci bagi Arsenal adalah menahan pergerakan Mohamed Salah di sisi kanan serangan Liverpool, tanpa mengorbankan sisi ofensif mereka. Sebaliknya, Arsenal bisa mengeksploitasi pertahanan Liverpool yang terbukti rapuh dan selalu kebobolan dua gol di setiap laga musim ini.



