BENUANTA – Perusahaan manajemen milik Cha Ga Won secara resmi membantah seluruh klaim yang diajukan oleh anggota grup The Boyz terkait perselisihan kontrak eksklusif mereka. Pihak agensi menilai pernyataan para anggota grup tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan cenderung menyudutkan manajemen pada Kamis (23/4/26).
Ketegangan ini bermula ketika para anggota The Boyz mempermasalahkan transparansi manajemen serta pemenuhan hak-hak mereka sebagai artis. Namun pihak agensi menegaskan bahwa seluruh operasional telah dilakukan sesuai dengan prosedur kontrak yang telah disepakati sejak awal kerja sama dimulai.
Bantahan Terhadap Tuntutan Para Anggota
Manajemen menyatakan bahwa klaim mengenai adanya pelanggaran kontrak merupakan interpretasi sepihak yang sengaja dibesar-besarkan oleh pihak artis. Agensi merasa perlu meluruskan informasi tersebut demi menjaga reputasi perusahaan yang selama ini telah berinvestasi besar pada karier grup tersebut.
Pihak Cha Ga Won juga menyoroti adanya poin-poin dalam tuntutan The Boyz yang dianggap tidak relevan dengan fakta di lapangan. Mereka mengklaim telah memberikan dukungan fasilitas dan promosi yang maksimal guna mendongkrak popularitas grup tersebut di pasar internasional.
Langkah Hukum Balasan Dari Manajemen
Sebagai bentuk keseriusan pihak agensi kini tengah menyiapkan langkah hukum balasan untuk menanggapi gugatan yang dilayangkan oleh para anggota. Manajemen tidak menutup kemungkinan akan menuntut balik atas kerugian materiil maupun imateriil yang timbul akibat kegaduhan publik yang tercipta saat ini.
Perselisihan ini diprediksi akan berlangsung panjang mengingat kedua belah pihak sama-sama bersikeras pada pendirian mereka masing-masing. Agensi berharap masalah ini dapat diselesaikan melalui jalur legal yang sah tanpa adanya provokasi tambahan di media sosial.
“Kami memiliki bukti kuat untuk membantah setiap klaim yang mereka sampaikan di ruang publik,” tegas perwakilan agensi Cha Ga Won.



