BENUANTA – Pengadilan Distrik Pusat Seoul resmi mengabulkan permohonan penangguhan kontrak eksklusif yang diajukan oleh Doha BAE173 beserta empat anggota Fantasy Boys. Putusan ini menjadi kemenangan besar bagi para artis tersebut dalam perselisihan hukum melawan agensi PocketDol Studio dan M25 Selasa (21/04/26).
Hakim menilai bahwa dasar-dasar yang diajukan oleh para artis tersebut cukup kuat untuk menghentikan sementara validitas kontrak kerja mereka. Dengan keluarnya putusan ini, Doha, Kim Gyurae, Hong Sungmin, Oh Hyeontae, dan Kaedan kini memiliki kebebasan hukum untuk menjalankan aktivitas di industri hiburan tanpa campur tangan agensi lama.
Dasar Putusan Pengadilan
Majelis hakim menyoroti adanya masalah serius terkait pemenuhan kewajiban agensi yang menjadi poin utama dalam gugatan para anggota grup idola tersebut. Pengadilan memandang bahwa hubungan kepercayaan antara artis dan manajemen telah rusak secara permanen sehingga kontrak tidak dapat dipaksakan untuk berlanjut.
Pihak agensi sebelumnya berupaya keras mempertahankan para anggota dengan dalih komitmen kontrak jangka panjang yang telah disepakati sejak awal debut. Namun pembelaan tersebut ditolak oleh pengadilan yang lebih mengutamakan hak individu artis dalam mendapatkan perlindungan hukum atas karier mereka.
Respons Pihak Agensi
Menanggapi kekalahan di meja hijau tersebut pihak PocketDol Studio dan M25 menyatakan keberatan yang mendalam atas keputusan hakim. Mereka mengklaim bahwa putusan tersebut tidak adil dan berencana untuk segera mengajukan banding guna membatalkan penangguhan kontrak tersebut.
Manajemen menegaskan bahwa mereka akan mengumpulkan bukti-bukti baru untuk membuktikan bahwa agensi telah menjalankan kewajibannya sesuai prosedur yang berlaku. Meski demikian untuk saat ini para anggota Fantasy Boys dan Doha sudah dapat bergerak secara mandiri mengikuti jalur karier baru yang mereka inginkan.
“Kami menerima pemberitahuan mengenai putusan pengadilan yang mendukung penangguhan kontrak para anggota,” ujar perwakilan agensi.
“Perusahaan berencana untuk mengajukan banding terhadap keputusan tersebut dalam waktu dekat,” katanya.



