Nasib The Secret Friends Club yang Gagal Total Meski Dibintangi Jennie BLACKPINK

Muflihah

BENUANTA Program variety show terbaru MBC berjudul The Secret Friends Club resmi mengakhiri penayangannya dengan catatan yang sangat mengecewakan. Meski diperkuat oleh nama besar seperti Jennie BLACKPINK, acara ini tetap tidak mampu menarik minat penonton hingga episode terakhirnya.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa program ini mencatatkan rating nol persen pada episode penutup yang tayang beberapa waktu lalu. Pencapaian ini menjadi kejutan besar mengingat jajaran pemain yang terlibat merupakan bintang-bintang kelas atas di industri hiburan Korea Selatan. Kamis (30/04/26).

Gagal Meski Bertabur Bintang

Kegagalan ini memicu perdebatan luas di kalangan netizen mengenai efektivitas penggunaan selebritas populer untuk menjamin kesuksesan sebuah acara. Banyak yang menilai bahwa kehadiran bintang global saja tidak cukup jika konten yang ditawarkan dianggap membosankan oleh publik.

Padahal selain Jennie, acara ini juga menghadirkan sejumlah aktor dan figur publik ternama lainnya yang diharapkan mampu memberikan dampak besar. Namun kenyataannya penonton justru terus meninggalkan acara tersebut sejak pekan pertama penayangan.

Para pengamat industri televisi di Korea menyoroti bagaimana format acara yang terlalu tenang dan kurang konflik menjadi penyebab utama lesunya minat penonton. Mereka menganggap penonton saat ini lebih menyukai konten yang memberikan stimulasi instan atau drama yang kuat.

Beberapa pihak menyebutkan bahwa konsep kebaikan dan persahabatan yang diusung oleh PD Kim Tae Ho kali ini terlalu monoton. Hal itu membuat pesona para pemain bintang tidak terpancar dengan maksimal dalam durasi tayang yang ada.

Evaluasi Format Variety Show

Kritik tajam diarahkan pada strategi produksi yang dianggap terlalu mengandalkan popularitas individu pemain tanpa memperkuat narasi program. Kegagalan ini menjadi pelajaran penting bagi stasiun televisi dalam merancang program variety show di masa depan agar tidak hanya fokus pada nama besar.

Situasi ini sekaligus membuktikan bahwa loyalitas penggemar di media sosial tidak selalu berbanding lurus dengan angka rating di televisi konvensional. Jennie yang memiliki jutaan pengikut ternyata belum mampu menggerakkan massa untuk menyaksikan acaranya secara konsisten.

Pihak produksi sendiri mengakui bahwa hasil ini di luar ekspektasi awal mereka saat merencanakan proyek tersebut. Mereka menyadari adanya perubahan selera penonton yang sangat dinamis belakangan ini.

“Kami menyadari bahwa format acara yang hangat ini sulit bersaing dengan tren konten saat ini yang lebih provokatif,” ujar salah satu perwakilan tim produksi.

Bagikan:

Baca Juga