BENUANTA – Paris Saint-Germain bersiap menjamu Newcastle United dalam laga krusial matchday kedelapan Liga Champions di Parc des Princes. Pertandingan ini menjadi ajang pertaruhan bagi kedua tim yang tengah bersaing ketat demi mengamankan posisi delapan besar klasemen fase liga. Rabu (28/1/26).
Kedua klub saat ini mengoleksi poin yang sama yakni 13 angka dan hanya terpaut satu tangga pada papan klasemen. Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Luis Enrique jika ingin memastikan diri lolos langsung ke babak 16 besar tanpa harus melewati babak playoff.
Ambisi Magpies di Tengah Badai Cedera
Newcastle United datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan tren positif pada kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut. Tim tamu berhasil menyapu bersih empat dari enam laga terakhir mereka dengan catatan tanpa kebobolan sama sekali.
Klub berjuluk The Magpies tersebut kini menghuni posisi ketujuh setelah meraih kemenangan telak atas sejumlah tim seperti Benfica hingga PSV Eindhoven. Pelatih Eddie Howe diprediksi akan kembali mengandalkan Nick Pope di bawah mistar gawang untuk meredam agresivitas tuan rumah.
Lini pertahanan Newcastle dipastikan tampil tanpa Fabian Schar dan Jamaal Lascelles yang masih dibekap cedera panjang. Kondisi tersebut memaksa duet Sven Botman dan Malick Thiaw bekerja ekstra keras menjaga area penalti dari serbuan pemain Paris.
Sandro Tonali bakal menjadi motor serangan tunggal di lini tengah karena dua pilar asal Brasil sedang tidak bugar untuk memulai laga. Kabar absennya Bruno Guimaraes dan Joelinton sejak menit awal menjadi pukulan telak bagi keseimbangan tim tamu.
Gelandang asal Italia tersebut akan berada di pusat aksi karena telah kembali ke performa terbaiknya dan memantapkan diri sebagai pemain kunci. Hal ini menjadi sangat penting karena rekan setim regulernya di lini tengah kemungkinan besar tidak cukup fit untuk memulai pertandingan.
Sandro Tonali akan menjadi pusat aksi di Parc des Princes setelah kembali ke performa terbaiknya dan memantapkan diri sebagai pemain kunci bagi tim Inggris tersebut ujar pihak klub.
Ancaman Nyata Ousmane Dembele
Tuan rumah tetap diunggulkan meski baru saja menelan kekalahan tipis saat bertandang ke markas Sporting CP pada laga sebelumnya. Kekuatan utama raksasa Prancis ini terletak pada ketajaman lini depan yang dipimpin oleh Ousmane Dembele.
Pemain sayap internasional Prancis tersebut menunjukkan statistik yang sangat impresif sejak pergantian tahun menuju 2025. Dembele tercatat telah berkontribusi langsung dalam 15 gol dari 15 penampilan terakhirnya di kompetisi Liga Champions.
Efektivitas Dembele di atas lapangan hijau terlihat dari rata-rata kontribusi gol yang ia ciptakan pada setiap pertandingan. Ia tercatat mampu mencetak gol atau memberikan umpan gol setiap 78 menit sekali bagi Les Parisiens.
Pemain tersebut telah terlibat langsung dalam 15 gol yakni mencetak sembilan gol dan enam assist dalam 15 penampilan di Liga Champions sejak awal 2025. Itu berarti dia telah berkontribusi dengan satu atau lain cara untuk sebuah gol setiap rata-rata 78 menit kata mereka.



