BENUANTA – Barcelona melawat ke Praha untuk melakoni laga ketujuh fase liga Liga Champions. Pertandingan ini menjadi penentu bagi skuad asuhan Hansi Flick untuk mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar.
Para pemain menyadari betapa pentingnya membawa pulang poin penuh dari markas lawan. Kemenangan menjadi harga mati demi menjaga asa finis di peringkat delapan besar. Rabu (21/1/26).
Selisih gol bisa menjadi faktor kunci penentu kelolosan jika perolehan poin antartim berakhir imbang. Situasi ini memaksa Blaugrana untuk tampil agresif dan produktif sejak menit awal.
Tuan rumah Slavia Praha sedang dalam kondisi yang kurang menguntungkan di lini depan. Wakil Republik Ceko itu gagal mencetak gol dalam lima pertandingan terakhir mereka di kompetisi ini.
Meski tumpul di depan, pertahanan Slavia Praha tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka memiliki catatan kebobolan yang sama dengan Barcelona di fase liga sejauh ini.
Peluang Pecahkan Rekor
Laga ini juga menjadi panggung pembuktian bagi Robert Lewandowski yang baru pertama kali menghadapi Slavia Praha. Jika berhasil mencetak gol, penyerang asal Polandia itu akan melampaui catatan Cristiano Ronaldo.
Lewandowski berpeluang membobol gawang klub ke-39 berbeda di Liga Champions. Saat ini ia hanya tertinggal dari Lionel Messi yang memegang rekor dengan catatan gol ke gawang 40 klub berbeda.
Sorotan juga tertuju pada Marcus Rashford yang tampil gemilang di malam-malam Eropa musim ini. Pemain asal Inggris itu telah mengemas empat gol dan dua assist bagi Barcelona.
Sejarah pertemuan kedua tim terbilang minim dan hanya pernah terjadi pada fase grup musim 2019/20. Kala itu Barcelona menang tipis di laga tandang dan bermain imbang tanpa gol di Camp Nou.
Kubu tim tamu menegaskan bahwa tidak ada pilihan lain selain menang dalam lawatan kali ini. Hal ini demi menghindari babak play-off yang berisiko bagi perjalanan tim.
“Pemain Flick tahu bahwa untuk menjaga peluang finis di 8 besar mereka harus menang di Praha,” tulis laman resmi klub.



