BENUANTA – Penyanyi Irene Red Velvet tengah menjadi pusat pembicaraan publik setelah penampilan panggungnya dianggap tidak memenuhi standar profesional. Kritik tajam ini mencuat usai Irene membawakan lagu terbarunya yang berjudul Biggest Fan secara langsung pada Minggu (12/04/26).
Momen tersebut terjadi saat sesi encore di salah satu program musik televisi Korea Selatan. Netizen menyoroti ketidakstabilan suara sang idola saat bernyanyi tanpa bantuan rekaman suara latar.
Kualitas Vokal Jadi Sorotan
Banyak pihak merasa terkejut dengan kualitas vokal Irene yang dinilai sangat jauh berbeda dari versi rekaman studio. Beberapa komentar di komunitas daring bahkan menyebut performa tersebut sangat mengecewakan bagi penyanyi dengan pengalaman karier yang panjang.
Irene terlihat kesulitan mencapai nada-nada dalam lagu tersebut meski tidak sambil menari. Hal ini memicu perdebatan mengenai kemampuan teknis bernyanyi anggota tertua grup Red Velvet tersebut di depan publik.
Komentar Pedas Netizen
Berbagai platform media sosial kini dipenuhi dengan potongan video penampilan tersebut yang disertai komentar negatif. Sebagian besar menyayangkan mengapa kemampuan vokal tersebut tidak mengalami perkembangan signifikan setelah bertahun-tahun berkarier.
Seorang pengguna internet menuliskan rasa herannya terhadap cara bernyanyi Irene yang terdengar sangat gemetar. Dia mempertanyakan bagaimana seorang idola senior bisa memberikan penampilan yang menurutnya sangat tidak layak.
“Saya tidak percaya dia bernyanyi seperti itu setelah sepuluh tahun,” ujar salah satu netizen.
Sentimen serupa juga muncul dari pengamat musik amatir yang menilai Irene hanya mengandalkan visual tanpa mengasah kemampuan vokal. Mereka merasa standar yang ditunjukkan dalam panggung encore itu sangat jauh dari ekspektasi penggemar global.
“Ini benar-benar mengejutkan,” kata akun lainnya.



