Benuanta.id – Proses revitalisasi Pasar Tangga Arung, yang menjadi salah satu proyek strategis Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kini memasuki tahap akhir pembangunan. Dimulai sejak tahun 2023, proyek ini tak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penataan yang lebih tertib dan berkelanjutan, termasuk penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk mendukung kenyamanan dan estetika kawasan pasar.
Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, menyampaikan bahwa proses pendataan pedagang dilakukan secara ketat dan sistematis. Sebanyak 703 pedagang telah terverifikasi dan menjadi dasar dalam pembangunan jumlah lapak.
“Data 703 pedagang itu menjadi acuan utama. Jumlah lapak yang dibangun Dinas PU pun menyesuaikan dengan jumlah tersebut. Jadi semua sudah berdasarkan data yang sah,” ujarnya.
Pendataan dilakukan dengan menggandeng pihak independen seperti Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) serta melibatkan OPD terkait, guna memastikan transparansi dan menghindari potensi konflik di kemudian hari. Validasi data juga mempertimbangkan dinamika yang terjadi di lapangan, seperti adanya pedagang yang wafat, pindah usaha, atau berhenti berdagang.
“Kami tetap membuka ruang bagi para pedagang yang aktif dan benar-benar menjalankan usaha. Baik yang sebelumnya berdagang di Pasar Tangga Arung maupun di Pasar Mangkurawang,” tambah Sayid.
Disperindag Kukar juga menegaskan bahwa revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan. Dengan wajah pasar yang lebih tertata, bersih, dan ramah pengunjung, diharapkan para pelaku UMKM dapat kembali tumbuh dan berkembang.
Pasar Tangga Arung dirancang menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat modern, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga mampu menarik minat konsumen dari luar daerah.
“Ini bukan hanya soal pasar fisik, tetapi juga soal pemulihan ekonomi rakyat setelah pandemi. Pasar yang tertata akan meningkatkan nilai jual dan kenyamanan dalam bertransaksi,” pungkasnya.
(Mam/Adv/DiskominfoKukar)




