BENUANTA – Penyerang Chelsea, Nicolas Jackson, dilaporkan marah besar setelah klub secara mendadak membatalkan kesepakatan transfer pinjamannya ke Bayern Muenchen. Pembatalan dramatis ini terjadi saat sang pemain sudah berada di Jerman untuk menyelesaikan kepindahannya.
Menurut laporan dari BBC Sport pada Minggu (31/8/2025), pemain berusia 24 tahun itu kini diperintahkan untuk segera kembali ke London, meninggalkan kesepakatan yang sudah di depan mata.
Jadi Korban Krisis Striker Mendadak
Keputusan putar balik yang dilakukan Chelsea ini dipicu oleh krisis striker mendadak yang mereka alami dalam 24 jam terakhir. Pemicunya adalah cedera hamstring parah yang dialami striker Chelsea lainnya, Liam Delap, dalam laga melawan Fulham pada Sabtu.
Manajer Enzo Maresca mengonfirmasi bahwa Delap bisa absen hingga delapan pekan.
Situasi ini membuat Chelsea panik. Setelah sebelumnya menjual Christopher Nkunku ke AC Milan dan dengan Jackson yang sudah terbang ke Jerman, mereka tiba-tiba hanya menyisakan Joao Pedro sebagai satu-satunya penyerang tengah yang fit di dalam skuad.
Reaksi Kekecewaan dari Pihak Pemain
Sumber BBC Sport menyebutkan bahwa Jackson sangat marah dengan batalnya kesepakatan pinjaman senilai £13 juta tersebut. Upaya diperkirakan akan dilakukan untuk mencoba menyelamatkan kembali kesepakatan itu, meskipun kecil kemungkinannya.
Kekecewaan pihak pemain juga tersirat dari komentar agennya, Diomansy Kamara. Melalui media sosial, ia menulis sebuah pesan singkat namun tajam: “Pesawat tidak bisa mundur… Munich.”
Konfirmasi dari Bayern Muenchen
Pihak Bayern Muenchen pun telah mengonfirmasi pembatalan sepihak ini. Direktur Olahraga Bayern, Max Eberl, menyatakan keterkejutannya atas keputusan Chelsea.
“Chelsea telah memberitahu kami bahwa mereka menginginkan pemain itu kembali setelah kami mencapai kesepakatan kemarin dan izin untuk melakukan tes medis,” ujar Eberl kepada Sky di Jerman.
“Situasinya sekarang adalah anak itu ada di Munich dan kami harus mengirimnya kembali,” tambahnya.
Kini, Jackson berada dalam posisi yang sangat sulit. Ia harus kembali ke klub yang baru saja menyatakan tidak menginginkannya, sebuah situasi yang menurut pundit Stephen Warnock adalah “mimpi buruk” bagi seorang pemain profesional.



