Mengenal Gaya Belajar Visual, Auditorial, dan Kinestetik

Muflihah

BENUANTA – Gaya belajar merupakan kunci utama keberhasilan seorang siswa dalam menyerap dan mengolah informasi. Setiap individu memiliki cara termudah masing-masing untuk memahami materi pelajaran yang diterima di sekolah.

Pemahaman mengenai gaya belajar ini sangat penting agar proses pendidikan tidak hanya terpaku pada satu metode saja. Penggunaan cara belajar yang terbatas terutama yang hanya bersifat verbal justru dapat menyebabkan ketimpangan penyerapan informasi.

Jenis Gaya Belajar

Secara umum terdapat tiga modalitas utama dalam gaya belajar siswa yakni visual serta auditorial dan kinestetik. Pelajar dengan tipe visual cenderung lebih mudah memahami pelajaran melalui indera penglihatan.

Mereka akan lebih cepat mengerti jika materi disajikan dalam bentuk gambar atau diagram serta video. Sementara itu tipe auditorial lebih mengandalkan indera pendengaran untuk menyerap informasi.

Siswa auditorial akan maksimal jika belajar melalui metode ceramah atau diskusi dan instruksi lisan. Mereka lebih mudah mengingat apa yang didengar daripada yang dilihat secara sekilas.

Berbeda dengan dua tipe sebelumnya gaya belajar kinestetik menuntut keterlibatan fisik secara langsung. Siswa tipe ini belajar melalui gerakan dan sentuhan atau mempraktikkan materi secara nyata.

Mengenali preferensi sensori ini akan berdampak besar pada prestasi belajar siswa di sekolah. Hasil belajar yang maksimal akan membentuk pribadi individu untuk terus mencapai target yang lebih baik lagi.

Bagikan:

Baca Juga