Beraroma Kuat dan Tahan Banting, Kopi Liberika Disiapkan Jadi Unggulan Baru Kaltim

Fathur

Beraroma Kuat dan Tahan Banting, Kopi Liberika Disiapkan Jadi Unggulan Baru Kaltim

BENUANTA Kalimantan Timur menyimpan potensi ekonomi baru di luar sektor tambang dan kelapa sawit. Sebuah ‘harta karun’ dari sektor perkebunan kini mulai disiapkan untuk menjadi komoditas unggulan, yaitu Kopi Liberika.

Jenis kopi ini dinilai paling sesuai dengan kondisi tanah dan iklim di Benua Etam. Karakteristiknya yang unik serta kemampuannya untuk beradaptasi di lahan tropis membuatnya memiliki nilai lebih dibanding jenis kopi lain.

Ketua Harian Forum Komunikasi Perkebunan Berkelanjutan (FKPB) Yus Alwi Rahman menyebut Liberika memiliki keunggulan dari sisi agronomi dan cita rasa. Hal ini menjadi modal penting untuk diversifikasi produk kopi Kaltim di pasar global.

“Liberika itu cepat beradaptasi dengan iklim dan tanah di Kaltim. Selain itu, rasanya juga khas dengan aroma kuat,” ujar Yus Alwi Rahman, Rabu (1/10/2025).

Tantangan di Tengah Peluang

Potensi pasar Kopi Liberika terus berkembang seiring meningkatnya tren kopi spesialti. Beberapa daerah seperti Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, hingga Samarinda bahkan sudah mulai menunjukkan geliat pengembangannya.

Namun, peluang besar ini berhadapan dengan tantangan serius. Data menunjukkan luas kebun kopi di Kaltim terus menyusut drastis dari 4.000 hektare pada awal 2000-an, kini tersisa sekitar 1.300 hektare saja.

Yus Alwi menegaskan perlu ada langkah berani untuk membalikkan keadaan. Menurutnya, fokus pada pengembangan Liberika bisa menjadi kunci untuk mengangkat kembali produktivitas kopi Kaltim yang meredup.

“Kalau tidak ada langkah berani, peluang ini bisa hilang. Karena itu, Liberika harus jadi fokus untuk mengangkat kembali produktivitas kopi di Kaltim,” tegasnya.

Jika dikelola secara serius dari hulu ke hilir, kopi ini diyakini bisa menjadi motor baru perekonomian Kaltim. Harapan besar kini disandarkan pada komoditas beraroma kuat ini.

“Mudah-mudahan kopi Kaltim bisa tumbuh lebih baik ke depan,” tutupnya.

Bagikan:

Baca Juga